SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BOMBANA
Menu Utama
September 2016
M T W T F S S
« Aug    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Rumbia.  Tudingan pengumpulan Foto kopy KTP milik peserta Jamsekda yang di alamatkan kepada insatansi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kab. Bombana, guna menambah kekurangan jumlah dukungan KTP salah satu pasangan calon Bupati independent sepertinya tidak berdasar.

Pasalnya, Setelah mengetahui tudingan tersebut  oleh salah satu pemilik akun facebook hingga jadi perbincangan hangat di media social, Kadinkes Bombana, dr. Sunandar menanggapinya dengan santai.

“saya kira tidak ada gunanya, memang itu sudah mengarah pada pencemaran nama baik, tapi kalau kita risaukan itu hanya buang –buang waktu dan tidak produktif. “terang dr. Sunandar santai. Read the rest of this entry »

Rumbia,-Sebagai realisasi dari  program swasembada pangan nasional  sebanyak 34 Heandtraktor yang bersumber dari anggaran APBN rabu (14/9) di serahkan langsung oleh pj bupati Bombana Hj.Sitti Saleha di pelataran kantor Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Hortikultura (DPPPH).
Kepala Dinas DPPPH Kabupaten Bombana Azis Fair,S.Sos memukakan pemeberian handtraktor tersebut merupakan langkah pemerintah agar tercipta percepatan luas tambak tanam di kabupaten Bombana. Read the rest of this entry »
Bombana, Puluhan siswa-siswi SMK 1 Bombana menggelar aksi unjuk rasa di pelataran kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga kabupaten Bombana Kamis (8/9) kemarin.
Unjuk rasa yang berlangsung sekitar satu jam lamanya itu tidak lain menuntut agar kepala sekolah SMK 1 Bombana dalam hal ini Joko Hadi Budi Subagdo segera merealisasikan janji yang telah disampaikan sama siswa-siswi sejak tahun lalu
Ketua Organisasi Siswa Inter Sekolah (OSIS) SMK 1 Bombana Yuyun Pariwita menyampaikan aspirasi siswa ini tidak lain bentuk kekecewaan siswa mengenai tidak tersalurkannya dana beasiswa jurusan pertanian yang sejak bulan januari tahun 2015. Read the rest of this entry »
Rumbia, tertangkapnya 5 orang yang di duga sebagai pengguna sekaligus pegedar narkotika jenis sabu – sabu di di Pulau Kabaena membuat geram Pj. Bupati Bombana, pasalnya dari ke lima orang  yang terindisi kasi kuat menggunakan barang haram tersebut salah satunya berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS ) lingkup Pemkab Bombana.
Saat di temui diruang kerjanya  oleh beberapa awak media siang kemarin ( 6/9), Pj. Bupati Bombana Hj. Sitti Saleha nampak sangat geram mendengar kabar tersebut, bahkan dirinya dengan mengatakan akan berupaya semaksimal mungkin dengan berkoordinasi baik dengan aparat kepolisian maupun BNN untuk memerangi peredaran barang haram ( sabu-sabu) tersebut di Bombana. Read the rest of this entry »

Rumbia. Sebanyak Empat orang Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) turun di Kabupaten Bombana, untuk meninjau lokasi Calon Ibu Kota Kabupaten Poleang di Kelurahan Laeya kecamatan Poleang Selatan.

Rencananya, Poleang dan pemekarannya, akan memisahkan diri menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) dari Kabupaten induk Kabupaten Bombana.

Keempat anggota DPD-RI ini adalah, anggota DPD-RI perwakilan Sultra, H Yusran A Silondae, Udarni Rani utusan provinsi Bangka Belitung, Abd Qadir Amir Hartono anggota DPD asal Jawa Timur, serta Akhmad Muqowam asal Jawa Tengah.

Ketua Komite I DPD-RI, Akhmad Muqowam mengatakan, secara kewilayahan rencana pemekaran wilayah poleang menjadi DOB sudah memenuhi syarat, namun penentuan layak atau tidaknya suatu calon DOB untuk memekarkan diri adalah DPR dan Pemerintah.

“Terkait rencana pemekaran ini, kita akan usulkan rencana pemekaran daerah kabupaten dan provinsi se-Indonesia termasuk Poleang, selanjutnya akan diislahkan oleh pemerintah dan DPR,” kata, Akhmad Muqowam yang dikonfirmasi di Rujab Bupati beberapa saat lalu.

Katanya, meski kabupaten Bombana memiliki dua wilayah yang akan memekarkan diri menjadi DOB baru, yakni Kepulauan Kabaena dan Poleang Raya, namun hal tersebut tidak menjadi soal, sepanjang memenuhi syarat pemekaran. Read the rest of this entry »