Menu Utama
October 2014
M T W T F S S
« Sep    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Rumbia, Masyarakat yang bermukiman di Desa Terapung Kecamatan Poleang Tenggara akhirnya menyepakati untuk meninggalkan desa yang telah mereka diami selama bertahun tahun, langkah tersebut tersebut ditempuh oleh masyarakat setempat bukan tanpa alasannya, pasalnya sebulan lalu desa tersebut khususnya masyarakat yang bermukim di sisi barat tempat tinggal mereka diporak porandakan angin kencang dan gelombang pasang yang menimbulkan kerugian materi hingga ratusan juta.  

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Bombana Drs. Hasdin Ratta, M.Si diruang kerjanya usai mengikuti rapat terpadu yang di pimpin Bupati Bombana yang dihadiri Sekda Bombana, Kadis Nakertrans dsn Sos Kab. Bombana Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Camat Poleang Tenggara, Kepala Desa Terapung, Kades  Mattirolawie dan Kades Liano, mengatakan keinginan masyarakat Desa Terapung atau sering di sebut pulau Masudu untuk pindah ketempat lebih aman merupakan keputusan yang sangat tepat, mengingat saat ini kata Drs. Hasdin kondisi cuaca yang sudah sulit untuk diprediksi sewaktu waktu bisa mengancam keselamatan jiwa mereka sendiri.

” masyarakat sudah membuat pernyataan untuk pindah dan pemda akan menindak lanjuti keinginan masyarakat ” kata Drs. Hasdin.

Saat ditanyai dimana masyarakat tersebut akan ditempatkan, mantan Kabag Pembangunan ini menuturkan pihak pemkab akan merelokasi mereka kewilayah desa Mattirowalie ( wilayah antara Desa Liano dan Desa Larete ),bukan hanya itu, pemkab akan memberikan bantuan stimulan berupa bantuan seng, papan dan bantuan lainnya untuk membangun rumah pemukiman bagi masyarakat.  

” mereka akan dibangunkan juga sekolah, rumah ibadah, kantor desa bahkan balai pertemuan dan Tambatan Perahu akan dibangun mengingat mayoritas penduduk desa berprofesi sebagai nelayan. ” ungkap Hasdin  

” dananya akan diambil dari alokasi gembira desa dan rencananya akan dibangun 270  rumah diwilayah tersebut ” tambahnya.  

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Desa terapung yang letak di Kecamatan Poelang tenggara pasca dihantam gelombang pasang bulan lalu sempat di kunjungi Bupati Bombana H. Tafdil, SE, MM untuk meninjau dampak yang ditimbulkan bencana alam  tersebut, Dalam kunjungan tersebut Bupati Bombana H. Tafdil yang di dampingi Kadis Perikanan dan Kelautan, Kadis Nekertrans dan Sos, Kepala BLH dan Inspektur Inspektorat Kab. Bombana memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana tersebut diantara beras, perlengkapan selimut dan tenda serta papan.  

H. Tafdil yang melihat langsung kondisi masyarakat nampak miris melihat dampak yang ditimbulkan gelombang pasang tersebut, dirinya pun melontarkan solusi kepada masyarakat agar berdiskusi apakah mereka setuju jika pemerintah merelokasi mereka ditempat yang lebih aman.

dirinya menjanjikan pemerintah akan menyediakan lahan bagi masyarakat dan pemerintah juga tetap menetapkan satu desa bagi masyarakat jika menyetujui usulan pemerintah.

” masyarakat harus berfikir jernih, jepang saja yang negara maju dengan membuat pemecah ombak yang sangat canggih todsk msmpu menahan gelombang yang berdampak sunami ” tukas ketua DPD PAN Bombana ini.

Leave a Reply