Menu Utama
October 2014
M T W T F S S
« Sep    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Rumbia. Kabar sedikit menyejukkan bagi para pencari kerja di Kabupaten Bombana saat ini, pasalnya dari kuota Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ) yang di keluarkan Kementerian PAN-RB, untuk wilayah Sultra, Kabupaten Bombana merupakan salah satu daerah yang kebagian kuota pengangkatan CPNS melalui jalur umum tahun ini.

Walaupun Kuota atau Porsi CPNS di bombana hanya 50 orang, lebih sedikit dibanding tiga Kabupaten lainnya seperti Wakatobi 105, Buton Utara 166 dan Konawe Utara 100 jatah, hal tersebut patut di apresiasi semua pihak.

Saat ditemui, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bombana Drs. Ridwan mengatakan, jatah kuota yang diberikan merupakan keputusan dari Kementerian PAN-RB pusatn dimana mereka yang ingin mengikuti seleksi melalui jalur umum yang dijadwalkan agustus mendatang.

” Tes kali ini berbeda dengan tes umum sebelumnya, yang mana setiap orang yang mengikuti seleksi diwajibkan seleksi tes kompetensi dasar dan bidang ” kata Drs. Ridwan.

Dijelaskan Mantan Kepala BP4K bombana ini keseluruhan, untuk tahin ini secara keseluruhan sesuai surat Kementerian PAN-RB, dari 50 kuota yang disediakan, porsi pendidik mendapat jatah lebih besar dari yang lainnya, karena mendapat porsi 27 orang,hal itu juga spesifikasi jurusannya sudah ditentukan seperti seperti guru tehnik mesin, elektronik, konstruksi kayu, guru Dasar keperawatan, sistem informatikan dan guru komputer. Sedangkan untuk tenaga kesehatan 17 orang dan sisanya tenaga tekhnis sebanyak 6 orang.

” Pembagian jurusan ini yang tentukan pihak kementerian ” kata Drs. Ridwan.

Terpisah, Bupati Bombana H. Tafdil, SE., MM mengakui minimnya jatah CPNS yang diperoleh Pemkab Bombana tahun ini tidak lepas dari rasio belanja pegawai yang hampir mendekati angka 50 persen dari APBD, sehingga hal ini menjadi pertimbangan pihak pusat dengan menentukan jumlah kuota CPNS di bombana.

” Hampir saja kita tidak dapat jika belanja pegawai kita lebih dari 50 persen seperti daerah lainnya yang tidak memperoleh jatah ” kata H. Tafdil.

Leave a Reply