SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BOMBANA
Menu Utama
November 2017
M T W T F S S
« Jan    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
Rumbia.  Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) retribusi pemakaian kekayaan daerah dan Raperda tentang pajak sarang burung wallet sudah memasuki babak baru. Kedua Raperda yang diinisiatif oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Bombana ini sementara dikaji secara akademik, dan melibatkan dengan pihak Universitas Haluoleo (UHO) pada Rabu (7/12/2016) di Aula Rapat Kantor Bupati Bombana.
Asisten III Pemkab Bombana, Drs. Hasdin Ratta, M. Si mengatakan, dari 37 Program Pemerintah Peraturan Daerah (Propemperda) untuk tahun 2017, baru kedua Raperda tersebut yang akan dikaji naskah akademiknya.
Dituturkan, Setelah kajian akademik, kedua Raperda akan diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bombana untuk diparipurnakan menjadi Peraturan Daerah (Perda).
“Burung walet merupakan salah satu satwa yang dapat dimanfaatkan secara alami menjadi potensi daerah untuk sebesar-besarnya, kesejahteraan rakyat, sehingga diperlukan jaminan akan kelestarian populasi dan jenis pemanfaatanya,” ucap Mantan Kepala Bagian (Kabag) Humas Setda Bombana ini.
Pria yang juga pernah menduduki Kepala Bagian Pembangunan ini mengemukakan, dalam kajian akademik ini turut dihadiri pengusaha sarang burung walet, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Nantinya untuk dasar pengenaan tarif dan penghitungan pajak walet dihitung berdasarkan perkalian antara harga pasaran umum yang berlaku didaerah dengan volume sarang burung wallet.

Leave a Reply