Menu Utama
March 2015
M T W T F S S
« Feb    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Rumbia. Masih terdapatnya sejumlah jabatan yang belum terisi di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah ( SKPD ) Bombana menjadi perhatian serius ( Sekretaris Daerah ) Sekda Bombana H. Burhanuddin, A. HS Noy, SE. M. Si,  hal tersebut dikatakannya saat mengambil sumpah pada pelantikan siang tadi(29/01)  di Kantor Bupati Bombana terhadap beberapa pejabat Struktural Eselon IV yang beberapa waktu lalu tidak mengikuti pelantikan yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna.

Sekda Bombana menuturkan bahwa proses pengisian jabatan terhadap jabatan yang lowong merupakan bentuk kepedulian pimpinan daerah dalam mensinergikan tata laksana organisasi yang ada di unit kerja SKPD, terlebih adanya beberapa posisi yang di isi oleh pelaksana tugas sudah harus di tempati pejabat defenitif sehingga dalam mengambil keputusan tidak lagi terjadi kepincangan.

“  memang masih ada beberapa jabatan yang masih kosong dan ini tetap akan kita isi namun tetap berbasis pada uji kompetensi “ kata Sekda Bombana H. Burhanuddin.

Jendral Pegawai Negeri Sipil Bombana ini mengurai dengan dilaksanakannya uji kompetensi yang sudah diterapkan selama ini merupakan satu langkah maju dalam menerapkan Undang – Undang Aparatus Sipil Negara ( ASN ), bahkan untuk di Sulawesi Tenggara, daerah lain masih melakukan formulasi untuk menerapkan kebijakan pusat tersebut sedangkan bombana sudah melantik pejabat berdasarkan hasil Uji Kompetensi. Read the rest of this entry »

Rumbia. Sampah ternyata saat ini telah memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat Bombana, hal ini dapat di buktikan dengan diresmikannya Bank Sampah di Kecamatan Rumbia Tengah oleh Bupati Bombana H. Tafdil, SE. MM bersama Ketua DPRD Bombana Andi Firman, SE, M. Si, Ketua Dewan Kehormatan DPRD Bombana Hj. Andi Nirwana, SP. MM dan beberapa Anggota DPRD serta masyarakat setempat kemarin siang (28/01).

Peresmian Bank Sampah yang sementara ini ditempat di samping Kantor Lurah Lauru merupakan inisiatif anggota DPRD Bombana setelah melakukan Kajian antar daerah di beberapa tempat, merupakan suatu terobosan baru bahkan hal tersebut mendapat apresiasi oleh Bupati Bombana pasalnya lokasi pembuangan sampah yang selama ini di Bukit Langkapa dianggap bukan tempat yang strategis. Read the rest of this entry »

Rumbia. Pengukuhan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah se Kabupaten Bombana yang dilaksanakan kemarin pagi (28/01) di Gedung Exs MTQ terasa sangat berbeda dari pelantikan guru yang lazimnya dilaksanakan di daerah penghasil tambang NIkel ini, pasalnya dari jumlahnya yang terbilang fantastis 217 orang pengukuhan yang secara langsung dilakukan Bupati Bombana H. Tafdil, SE. MM dihadiri pula seluruh unsur pimpinan Daerah lainnya, seperti Wakil Bupati Bombana, Sekretaris Daerah Bombana, Ketua dan anggota DPRD Bombana, Kapolres Bombana, Perwira penghubung, Danposal, jajaran Pejabat structural Eselon II, bahkan terasa sangat istimewa karena yang dilantik turut pula membawa suami dan istri mereka.

Hal tersebut diakui di akui Bupati Bombana, dirinya menyatakan bahwa pengukuhan yang dilakukan hari ini bahkan lebih meriah dibandingkan dengan pelantikan pejabat Struktural eselon II yang kerap dilaksanakan, bahkan jika dibandingkan kata Bupati Bombana pengukuhan kali ini hanya bisa di setarakan dengan pelantikan Sekda Bombana ( Burhanuddin HS. Noy ) beberapa waktu lalu. Read the rest of this entry »

Rumbia. Rapat koordonasi merupakan suatu agenda kegiatan yang memiliki muatan yang sangat penting dalam satu sistem tata pemerintahan yang ada di suatu wilayah, terlebih lagi hal ini dapat dijadikan sebagai kegiatan untuk mensinkronisasikan segala bentuk perencanaan kegiatan yang akan dilaksanakan. Demikian dikatakan Bupati Bombana H. Tafdil, SE. MM kala memimpin rapat koordinasi pemerintahan yang dihadiri para Camat se Kabupaten Bombana baru – baru (27/1) di ruang Rapat Kantor Bupati Bombana.

Segala jenis kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2015 kata orang nomor satu di Pemerintahan Bombana saat ini, Camat memiliki peran yang sangat penting dalam proses pembangunan, terlebih lagijika berbicara tentang Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014, Camat diberikan keleluasaan dalam menjalankan dan kontrol pemerintah yang lebih dari sebelumnya.

“ Rapat koordinasi ini bisa dijadikan pondasi dalam meletakkan dasar pembangunan kedepan, terlebih lagi Camat bisa mengkoordinir semua unit kerja yang ada di wilayahnya “ kata Bupati Bombana. Read the rest of this entry »

Rumbia. Setelah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kabupaten Bombana periode lalu memberikan persetujuannya atas pembentukan Kabupaten Kabaena Kepulauan yang saat ini telah masuk dalam tahapan pembahasan DPR – RI, siang tadi (26/01) Anggota DPRD Kab. Bombana periode 2014-2019 melalui sidang paripurna di Gedung DPRD yang dihadiri Wakil Bupati Bombana Ir. Hj. Masyhura, pejabat Eselon II dan beberapa tokoh pemekaran lainnya melalui Surat Keputusan DPRD Nomor 1 tahun 2015 yang ditanda tangani ketua DPRD Bombana Andi Firman, SE, M. Si menyetujui pembentukan Kabupaten Poleang Sebagai salah satu daerah otonom Baru ( DOB ) di Sulawesi Tenggara.

Drs. H. Rasyid dalam laporannya pada sidang paripurna yang sempat tertunda beberapa jam tersebut mengurai dasar dari persetujuan yang dikeluarkan DPRD Bombana hari ini tidak lepas dari proposal yang diajukan oleh beberapa tokoh masyarakat yang ada di wilayah tersebut, sehingga mantan Wakil Ketua DPRD Bombana periode 2009-2014 melalui komisi satu yang di pimpinnya saat ini bersama beberapa anggota DPRD Bombana yang berasal dari Daerah Pemilihan Poleang melakukan kajian dan sosialisasi tentang rencana menjadikan beberapa Kecamatan yang masuk dalam pemekaran Poleang lainnya menjadi salah satu DOB di Sultra.

“ tujuan dari persetujuan Kabupaten Poleang tidak lepas keinginan masyarakat untuk lebih mandiri dalam mengelolah tata pemerintah sendiri “ kata H. Rasyid.

Politisi Partai Golongan Karya ( Golkar ) ini menambahkan bahwa dari dokumen yang di sodorkan masih terdapat beberapa  dokumen yang harus dilengkapi, salah satunya kata H. Rasyid penempatan lokasi calon Ibu Kota Kabupaten di Desa Waemputtang Kecamatan Poleang Selatan agar dilampiri dengan surat persetujuan dari Pemerintah Daerah. Read the rest of this entry »