Pertanian dan Perkebunan

Diposting oleh: Admin

Penggunaan Tanah.

Penggunaan untuk pekarangan sebesar 2.789 Ha, dan untuk luas tanah kering sebesar 290.752 Ha. Tanah kering digunakan untuk Tegal/Kebun, Ladang/Huma, Padang Rumput. Sedangkan untuk tanah sawah seluas 11.047 Ha. Tanah sawah ini dalam satu tahun ditanami padi lebih dari dua kali seluas 4.838 Ha dan hanya ditanami satu kali seluas 3.329 Ha, sedangkan yang sementara tidak diusahakan seluas 2.880 Ha. Banyaknya lahan sawah yang sementara diusahakan lagi.

Tanaman Pangan.

Sub sektor tanaman bahan makanan adalah salah satu sub sektor pada sektor pertanian. Sub sektor ini mencakup tanaman padi (padi sawah dan padi ladang), jagung, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, kacang Kedelai dan kacang hijau.

Produksi padi sawah pada Tahun 2010 di Kabupaten Bombana mengalami peningkatan yakni mencapai 59.302,0 ton dengan luas panen 12.668 Ha. Sedangkan untuk produksi padi ladang mencapai 533,4 ton dengan luas panen 238 Ha.

Produksi jagung lokal Tahun 2010 di Kabupaten Bombana sebanyak 967,9 ton dengan luas panen 414 Ha. Sehingga menjadikan produktifitas dari komoditi jagung lokal tersebut sebesar 23,38 kw/ha.

Produksi ubi kayu di Tahun 2010 mencapai 1.468,7 ton dengan luas panen 195 Ha dan produktifitasnya 75,32 kw/ha. Sedangkan untuk produksi ubi jalar Tahun 2010 mencapai 420,4 ton dengan luas panen mencapai 55 Ha dan produktifitas 76,44 kw/ha.

Produksi tanaman kacang tanah pada Tahun 2010 sebanyak 517,8 ton dengan luas panen mencapai 284 Ha dan produktifitasnya 18,23 kw/ha. Produksi tanaman kacang kedelai pada Tahun 2010 sebanyak 593,7 ton dengan luas panen mencapai 319 Ha dan produktifitasnya 18,61 kw/ha. Sedangkan untuk komoditas kacang hijau pada Tahun 2010 produksinya mencapai 92,7 ton dengan luas panen 65 Ha dan produktifitasnya 14,26 kw/ha.

Buah-Buahan dan Sayur-sayuran

Produksi tanaman buah-buahan di Kabupaten Bombana selama Tahun 2010 terdiri dari Alpukat, Belimbing, Duku/langsat, Durian, Jambu Biji, Jambu Air, Jeruk, Mangga, Nangka/Cempedak, Nenas, Pepaya, Pisang, Rambutan, Salak, Sirsak, Sukun dan Petai. Produksi buah-buahan yang terbanyak tahun ini adalah pisang yaitu 32.000 Kw diikuti oleh mangga sebanyak 6.000 Kw, jeruk sebanyak 3.000 Kw, sedangkan buah-buahan yang paling sedikit produksinya adalah duku/langsat yang hanya sebanyak 18 Kw. Selain buah-buahan, di Kabupaten Bombana juga terdapat daerah-daerah yang memiliki produksi sayur-sayuran. Jenis sayur-sayuran yang terdapat di Kabupaten Bombana antara lain berikut produksinya sepanjang tahun 2010 adalah Bawang merah (15 Kw), Bawang daun (132 Kw), Petsai/sawi (24 Kw), Kacang Panjang (2.198 Kw), Cabe (532 Kw), Tomat (1.269 Kw), Terung (1.518 Kw), Ketimun (348 Kw), Labu (56 Kw), Kangkung (492 Kw) dan Bayam (400 Kw).

Tanaman Perkebunan

Dari sekian banyak jenis tanaman perkebunan rakyat yang di usahakan di Kabupaten Bombana, maka yang dapat disajikan disini terdiri dari 12 jenis yaitu Aren/Enau, Asam Jawa, Cengkeh, Jambu Mete, Coklat/Kakao, Kapuk, Kelapa Dalam, Kelapa Hibrida, Kemiri, Kopi, Lada dan Pala. Tahun 2010 areal tanaman perkebunan rakyat yang terluas adalah tanaman jambu mete sebesar 17.983 ha, menyusul kelapa dalam sebesar 14.985 ha, coklat/kakao 9.813 ha, aren/enau 3.114 ha dan kopi 1.811 ha. Sedangkan yang terkecil arealnya adalah kapuk yang hanya seluas 12 ha. Dari 17.983 ha luas tanaman jambu mete di Kabupaten Bombana, terbanyak berada di Kecamatan Kabaena (2.376 ha) dan yang terkecil adalah Kecamatan Lantari Jaya (151 ha).

Produksi perkebunan rakyat disajikan pada Tabel 5.2.2. Pada Tahun 2010 produksi perkebunan rakyat yang tertinggi adalah kelapa dalam yaitu sebanyak 16.576 ton, menyusul jambu mete 9.079 ton, kakao 5.806 ton, kopi 1.309 ton dan aren/enau 50 ton. Sedangkan yang terendah produksinya adalah tanaman asam jawa yang hanya mencapai satu ton.

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda