Antisipasi Darurat Bencana, BPBD Gelar Forum Grup Diskusi (FGD) Bersama BNPB Pusat

Antisipasi Darurat Bencana, BPBD Gelar Forum Grup Diskusi (FGD) Bersama BNPB Pusat

Kominfo, Untuk mengantisipasi bencana daerah serta hal-hal yang bakal terjadi, olehnya itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Bombana mengadakan kegiatan RPB (Rencana Penanggulangan Bencana) dalam bentuk FGD dimana kegiatan ini berlangsung selama 3 hari dari tanggal 27 -29 Juli 2020. yang bertempat di Aula Rapat Tanduale Kantor Bupati Bombana. 

Dalam kegiatan RPB ini diikuti oleh 11 Satuan kerja Perangkat Daerah dari 30 Satuan kerja yang ada dibombana. Adapun satuan kerja yang terkait dalam kegiatan penanggulangan bencana tersebut yakni, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Sosial, Dinasi Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan, Dinas PU-PR, Bappeda,  Dinas Pendidikan, Dinas Kesahatan, Dinas Pariwisata dan BPS. 

Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Bombana dalam sambutannya mengatakan, Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk melahirkan sebuah dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) untuk Pemda Bombana sebagai acuan atau rujukan dalam rangka penanggulang bencana jika nanti terjadi bencana.

"Kegiatan ini sangat penting kita laksanakan, selain menjadi acuan untuk Rencana Kerja kita, ini juga merupakan Tehnik atau cara tentang tindakan kewaspadaan terhadap hal-hal yang akan terjadi, "ungkap Johan Salim saat memberikan sambutannya, Rabu, (29/7/2020)

Dalam program kegiatan ini pihak BPBD Bombana bekerjasama dengan BPBD Provinsi dan BNPB Pusat serta dihadiri oleh fasilitator kegiatan yakni dari BPBD provinsi yang di wakili oleh Dody Rizal Puuwawoa, SE, sementara dari BNPB pusat diwakili oleh Untung Tri Winarso. Sebagaimana kita ketahui bahwa Kegiatan RPB ini di danai oleh APBD Kab. Bombana Tahun Anggaran 2020.

Selain itu, Mantan Wakil Ketua DPRD Bombana ini menjelaskan, bahwa dalam rangka penganggaran kebencanaan pemda Bombana dapat merujuk pada dokumen ini nantinya, Karena akan mencakup semua aspek yang terdampak akibat bencana.

"Jadi sebelum terjadi, kita harus memikirkan apa yang mesti kita lakukan untuk mengantisipasi dampak dari bencana itu, "tutur Johan Salim.

Laporan : HARNOTO
 

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda