20 PUTRA PUTRI BOMBANA IKUT PELATIHAN KERJA BERBASIS KOMPETENSI DI BEKASI

20 PUTRA PUTRI BOMBANA IKUT PELATIHAN KERJA BERBASIS KOMPETENSI DI BEKASI

Rumbia, Kominfos

(Sumber : zona sultra) Sebanyak 20 orang putra putri asal Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menjalani pelatihan berbasis kompetensi (PBK) di Kota Bekasi, Jawa Barat pada pertengahan Maret 2019. Mereka merupakan peserta lulus dari 21 peserta yang menjalani seleksi pelatihan kerja pada Februari lalu.

Puluhan orang ini sebagian besar adalah pengangguran. Sebelumnya mereka diuji oleh Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bekasi di Bombana. Kemampuan awal yang mereka miliki meluluskan 20 orang untuk mendalami pelatihan kerja berbasis kompetensi di Bekasi.


Perwakilan BBPLK Bekasi Singgih menuturkan, program pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada calon tenaga kerja hingga diperoleh tenaga kerja terampil dan kompeten sesuai kebutuhan industri.

“Alumni PBK itu diharapkan mampu bersaing dengan tenaga kerja asing dalam memenuhi kebutuhan industri saat ini. Begitupula diharapkan mampu membuka lapangan kerja sendiri,” kata Singgih di Rumbia beberapa waktu lalu.

Seluruh peserta akan difasilitasi biaya transportasi dan kebutuhan lainnya. Mereka juga telah disiapkan asrama selama masa pelatihan.

BBPLK Bekasi sendiri merupakan Unit Pelaksana Teknis Pusat Kementerian Ketenagakerjaan.

Sementara Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Transnaker) Bombana Darwis mengatakan, 20 orang yang lulus dan dinyatakan siap menjalani pelatihan di Kota Bekasi ini nantinya akan membantu Pemda Bombana, utamanya aspek keterampilan dalam dunia kerja.

Kata dia, pelatihan itu menjadi salah satu upaya mengurangi pengangguran di Kabupaten Bombana saat ini.

“Tentunya melalui pelatihan kerja ini akan meningkatkan kemampuan mereka, minimal membuka lapangan kerja sendiri,” kata Darwis di Rumbia, Sabtu (2/3/2019).

Mantan Camat Kabaena Barat ini berharap peserta PBK bisa lebih serius menjalani pelatihan dan saat kembali ke Bombana bisa berkreasi berdasarkan pengetahuan yang mereka miliki. (b)

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda