BPJS KETENAGAKERJAAN ANUGERAHI PENGHARGAAN BUPATI BOMBANA

BPJS KETENAGAKERJAAN ANUGERAHI PENGHARGAAN BUPATI BOMBANA

Rumbia, Kominfos

(Sumber : bkk.fajar) Badan Penyelenggara Jaminan sosial (BPJS) Ketenagakerjaan anugerahi penghargaan kepada Bupati Bombana H Tafdil, yang penganugerahannya dilangsungkan di Kantor Pusat BPJS Ketegakerjaan, Jakarta (25/1).

Bupati Bombana H Tafdil, dianugerahi piagam penghargaan atas upayanya yang serius melindungi belasan ribu tenaga kerjanya, dengan mengikutkan mereka (tenaga kerja, red) sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Ditanya soal ini, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kendari La Uno mengatakan, penghargaan tersebut bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada kepala daerah yang telah mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Bupati Bombana sendiri merupakan kepala daerah pertama di Indonesia yang menerapkan universal coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada pekerja di Kabupaten Bombana,” ujar La uno, Sabtu(26/1).

La Uno menambahkan, Bupati Bombana H Tafdil, telah mendaftarkan 5.000 pegawai non-ASN dan 6.000 pekerja rentan warga Kabupaten Bombana.

“BPJS Ketenagakerjaan memberikan piagam penghargaan atas kepesertaan Pegawai non-ASN dan Aparatur Desa di kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan,” bebernya.

Sementara itu, Ilyas Lubis Direktur Kepesertaan menyampaikan, bahwa sangat senang karena kepala daerah sangat paham akan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, bukan hanya paham tapi sampai menginplementasikan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di daerahnya masing-masing.

“Jaminan sosial ketenagakerjaan ini hanya toolsnya untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja. Jadi saya harap, pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan dapat menjaga sinergi untuk kesejahteraan pekerja di Indonesia,” tambahnya.

Menurutnya, penghargaan tersebut dapat menjadi tolak ukur, pentingnya Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja Indonesia.

“Karena, Jaminan Sosial Ketenagakerjaan merupakan hak setiap pekerja yang ada di Indonesia. Dan sebagai dasar untuk mensejahterakan pekerja,” pungkasnya.

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda