BUPATI BOMBANA, APRESIASI KESIAPAN LOMBA 10 PROGRAM POKOK PKK DI DESA LANTAWONUA

BUPATI BOMBANA,  APRESIASI KESIAPAN LOMBA 10 PROGRAM POKOK PKK DI DESA LANTAWONUA

Rumbia, Kominfos.

(Sumber : Kecamatan Rumbia) Desa Lantawonua Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana, Minggu 21 Juli 2019  mendapat kunjungan Tim Penilai Lomba Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2019.

 

Dipilihnya Desa Lantawonua  Kecamatan Rumbia untuk mewakili Kabupaten Bombana, setelah melalui tahapan penilaian tingkat kecamatan desa yang hanya berjarak sekira 4 km dari pusat pelayanan pemerintahan Kota Rumbia ini dianggap layak mewakili Kabupaten Bombana.

 

Tepat pukul 10.00 minggu Pagi, Rombongan Tim Penilai lomba yang berjumlah 7 orang  diketuai Ny. Dr.Ir.Hj.Sitti Leomo Bachrun, M.Si.  tba di Desa Lantawonua dan  diterima Pemerintah Kabupaten Bombana bersama jajarannya dengan sambutan Tarian Momaani sebagai tarian penyambutan tamu-tamu kehormatan pemerintah Kabupaten Bombana.  

 

Di desa berpenduduk 861 jiwa itu, Kepala Desa Lantawonua Hj.Kurnia Hasmin, S.P. mendampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana Hj. Andi Nirwana  Tafdil, SP.MM, Bupati Bombana Tafdil SE. Msi. Bersama unsur Forkopimda dan sejumlah pejabat eselon II, dan III. Pengurus PKK dan warga desa tampak  memadati pelataran Kantor Desa Lantawonua untuk mendengarkan sambutan dan pengantar kata Tim Penilai Lomba PKK Tingkat Provinsi Sultra.

 

Dalam sambutannya, Tafdil,  mengapreasiasi Pemerintah Desa Lantawonuai dibawa Kendali Hj. Kurnia Hasmin. “ Desa Lantawonua dengan jumlah  Kepala Keluarga (KK)  341 merupakan desa ke lima di Kabupaten Bombana yang dipimpin oleh seorang perempuan karena itu patut kita apreasiasi dan mendukung langkah dan programnya dalam menyiapakan kegiatan lomba PKK ini, “ kata Tafdil.

 

“Berbagai terobosan telah dilakukan Hj. Kurnia Hasmin bersama aparat dan warganya dalam memoles desa yang berpenduduk 861 jiwa, hanya dalam kurun waktu  6 bulan. Berbagai terobsan telah dilakukan kepala desa Lantawonua, dan sekali lagi ini patut kita apresiasi”. Ujarnya.

 

Dr.Hj. Sitti Leomo Bachrun, M.Si. menjelaskan secara tekhis penilaian lomba  bertujuan  untuk memotivasi para kader dalam melaksanakan 10 Program pokok PKK untuk memberdayakan dan mensejahterakan warga. “Capaian-capaian di desa terkait 10 Program Pokok PKK, yang menjadi hambatan-hambatan dan dapat teratasi setelah dilakukan pembinaan kita harapkan bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain yang belum mengikuti lomba. Apa saja yang sudah dilakukan dan terus ditingkatkan” Ujarnya.

 

Dalam kegiatan lomba 10 Program Pokok PKK ada 5 aspek yang yang mendapat perhatian tim penilai,  meliputi tertib administrasi, pola asuh anak, lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), Halaman, Asri, Tertib, Indah, Nyaman (HATINYA PKK), pencegahan kanker leher rahim melalui Iva test.  Ditambahkan Leomo Bachrun,  tiga indicator utama  dalam penilaian agar mendapat perhatian serius meliputi input, proses dan outputnya.

 

Proses meliputi penyuluhan  10 Program Pokok PKK apakah dilakukan secara berkesinambungan  kemudian polah asuh anak, serta pemanfaatan lahan pekarangan  yang ditunjang dengan tersedianya buku-buku kegiatan.

 

Sementara itu keluaran atau hasil yang diharapkan  terkait polah asuh anak misalnya, setelah pelaksanaan penyuluhan  tidak ditemukan lagi adanya Tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)  serta Pemanfaatan lahan pekarangan sudah berjalan secara terus menerus. Tim penggerak PKK  diharapkan pula memiliki inovasi-inovasi yang tumbuh dari warga. Misalnya dengan memanfaatkan  limbah-limbah plastik untuk didaur ulang dan dimanfaatkan untuk wadah tanaman.

 

Setelah mendengarkan pengantar kata dari ketua Tim Penilai Lomba dilanjutkan dengan penandatanganan  Deklarasi STOP Kekerasan, Eksploitasi dan Persekusi Perempuan dan Anak. Bupati Bombana mendapat kesempatan pertama menandatangani deklarasi disusul kemudian unsur Forkopimda dan para pejabat kepala OPD  yang hadir.  (***)

 

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda