PEMDA BOMBANA BAKAL BENAHI SEJUMLAH RUAS JALAN DI KABAENA

PEMDA BOMBANA BAKAL BENAHI SEJUMLAH RUAS JALAN DI KABAENA

 

Rumbia, Kominfo

(Sumber : baubaupost) Sejumlah ruas jalan di Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana menjadi persoalan serius. Pasalnya, hampir seluruh ruas jalan kondisinya tidak stabil karena berlobang, keriting, dan bahkan sebagiannya amblas oleh gerusan air.

Salah satunya ialah jalan poros menuju desa wisata Tangkeno, yang kerusakannya mulai dilihat setelah memasuki wilayah Kelurahan Teomokole hingga ke desa Tangkeno. Mulai dari berbatu, longsor, berlubang hingga bahkan ada beberapa titik ruas jalan yang amblas akibat gerusan air.

Tidak hanya itu, kondisi jalan poros di Kecamatan Kabaena menuju Kabaena timur juga demikian rusaknya. Mirisnya, ada beberapa ruas jembatan penghubung yang hampir terputus dan membahayakan para pengguna jalan. Seperti jembatan di Desa Emokolo, Desa Enano dan Desa Lamonggi yang beberapa bulan lalu amblas akibat hujan deras yang mengguyur pulau mungil tersebut.

Menanggapi hal itu, Pemerintah Bombana menganggarkan Dana untuk perbaikan dan peningkatan sejumlah ruas jalan yang ada di Pulau Kabaena. Kepala Bidang Tata Ruang dan Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bombana, Samuel, mengatakan, untuk tahun 2019 ada beberapa ruas jalan yang bakal di benahi, seperti peningkatan jalan dari Kelurahan Teomokole menuju desa Tangkeno hingga ke Desa Enano.

“Jadi, untuk tahun ini kami anggarkan untuk peningkatan jalan dari Kelurahan Teomokole menuju desa Tangkeno hingga desa Enano. senilai Rp11 miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), dan, pengerjaannya dimulai bulan Agustus ini,”terang Samuel, saat ditemui diruang kerjanya, Jumat (26/7).

Selain itu kata samuel, Pemda Bombana juga menganggarkan untuk perbaikan jalan dari Kabaena Timur menuju Kabaena Selatan dengan menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU). Dengan metode pengerjaannya menggunakan sistem rigid beton dan box culver.

“Untuk jalan lingkar dari Dongkala, Kecamatan Kabaena timur menuju Kecamatan Kabaena Selatan dia menggunakan anggaran DAU, pengerjaanya multi year, dan sekarang sudah sementara pengukuran,”ungkapnya.

Samuel menyebutkan, saat ini ada beberapa pengerjaan yang sementara berjalan yakni perintisan pembukaan jalan dari Lantinea, Desa Lenggora, Kecamatan Kabaena Tengah hingga menuju Dusun Boepapa, Desa lengora Pantai. Juga, Perintisan jalan produksi Dusun Olondoro, Desa Rahadopi, Kecamatan Kabaena.

“Ya, harapan saya semoga pengerjaannya berjalan lancar, tidak ada hambatan,”tutupnya.

Diketahui bahwa, proses pekerjaan jalan di Pulau Kabaena dimulai bulan ini Juli 2019 dengan melalui dua mata anggaran yakni Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), dimana anggaranya sekitar Rp 50 miliar lebih.

Dana anggaran tersebut untuk pengerjaan Perintisan jalan di dusun Lantinea – Boepapa, Peningkatan jalan Kelurahan Teomokole – desa Enano, Peningkatan jalan Kelurahan Dongkala – desa Pongkalaero, Pengerasan jalan wisata air terjun Eemeroro di Desa Ulungkura, dan Perintisan jalan produksi di Dusun Olondoro.

 

 

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda