DINAS PERIKANAN BOMBANA, SOSIALISASIKAN PEMBANGUNAN STRUKTUR HYBRID DI WILAYAH KECAMATAN

DINAS PERIKANAN BOMBANA, SOSIALISASIKAN PEMBANGUNAN STRUKTUR HYBRID DI WILAYAH KECAMATAN

Rumbia Kominfo.
Sosialisasi Pembangunan Struktur Hybrid untuk mitigasi abrasi pantai di Kabupaten Bombana tepatnya di desa watumentade kecamatan Rarowatu Utara yang dilaksanakan oleh Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil di Aula Pertemuan Kantor Bupati Bombana. Kamis, 8/8/2019

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Sekertaris Daerah Bombana, Plt. Kasubdit Mitigasi Bencana Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Kepala Dinas Perikanan Bombana, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bombana, Dinas Kehutanan, Kepala Seksi Jasa Kelautan DKP Sultra, BPSPL Makassar Satker Kendari, Camat Rarowatu Utara, Kepala Desa Watumentade, PT. Kadita Berseri (Pelaksana Teknis), CV. Teknik Cipta Parisuda (Konsultan Pengawas) dan perwakilan masyarakat Desa Watumentade, beserta staf dinas perikanan Bombana

Kegiatan sosialisasi dibuka secara langsung oleh Sekda Bombana, H. BURHANUDDIN A.HS.NOY, dalam sambutannya mengatakan, "terkait dengan pentingnya mitigasi abrasi pantai ini, dimana kegiatan mitigasi tersebut dapat berpengaruh terhadap para petani tambak di wilayah pesisir khususnya di Bombana. Olehnya itu, dengan adanya Tim pelaksana pembangunan tersebut, semoga para petani yang ada di daerah Pembangunan dapat terbantu dengan baik. Dan saya ucapkan terima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan atas bantuannya dalam melakukan perbaikan di wilayah pesisir Kab. Bombana."kata Sekda Burhanuddin

Hal itu disampaikan pula Plt. Kasubdit Mitigasi Bencana Direktorat Pemberdayaan Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. dalam penyampaiannya bahwa, "Terkait dengan rencana pelaksanaan pembangunan Struktur Hybrid di Kab. Bombana, dimana Kegiatan ini dilaksanakan oleh PT. Kadita Berseri dengan konsultan pengawas PT. Teknik Cipta Parisuda.  

"jadi kami dari pihak pelaksana, akan membangun salah satu Struktur Hybrid, yang mana Lokasi pelaksanaan pembangunannya berada di Desa Watumentade Kec. Rarowatu Utara dengan skala/panjang sekitar 1,1 km untuk tahun 2019 ini. Karna dari 5 km pantai yang akan dilakukan Pembangunan sudah  teridentifikasi dan memang sangat mengalami abrasi,"terangnya

Lanjutnya Kasubdit, "Pemilihan Struktur Hybrid didasarkan pada kondisi struktur substrat yang ada di pesisir Bombana yang sebagian lahannya merupakan lumpur sehingga pemilihan strukur hybrid sangat cocok sebagai perangkap sedimen untuk mengembalikan pantai lumpur yang terabrasi."jelas Kasubdit

Kegiatan perencanaan telah dilakukan pada tahun 2018 dengan melakukan survei lokasi dan pengukuran kondisi pesisir dan pantai yang mengalami kerusakan akibat abrasi pantai."tuturnya

"Dan tentunya dari Pihak Kejaksaan Negeri Bombana siap mendukung, pendampingan dan melakukan pengawasan dalam pelaksanaan kegiatan ini. agar dapat terlaksana sesuai dengan target dan sangat bermanfaat bagi masyarakat pesisir Bombana.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bombana, SARIF, SH mengatakan,"bahwa dinas perikanan kabupaten Bombana sudah mengawal kegiatan ini sejak tahun 2018 mulai proses survei awal, dan perencanaan di Desa Watumentade yang memiliki pantai sepanjang 5 km, dan memang telah mengalami abrasi, "ucap Sarif

"Dan kami dari Pemda Bombana sangat berharap kepada pihak pelaksana kegiatan, agar melaksanakan sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan. sehingga bermanfaat dan menambah pembangunan struktur hybrid pada pantai yang telah mengalami abrasi. "katanya

Ada beberapa hal yang dapat diuraikan dalam prosesnya, diantaranya adalah
1. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan diperoleh bahwa beberapa pantai Bombana telah mengalami abrasi sepanjang 5 km
2. Diiperlukan upaya mitigasi sesuai dengan karakteristik lokasi berlumpur sehingga menggunakan struktur hybrid pada lokasi dengan tingkat abrasi yang tinggi yaitu di desa Watumentade
3. Pembangunan struktur hybrid memiliki manfaat sebagai perangkap sedimen untuk mengembalikan pantai lumpur yang terabrasi dan dapat melindungi pemukiman dan tambak masyarakat di wilayah pesisir
4. PT
[9/8 3.41 PM] Adi Nasri: 4. PT. Bedika Berseri sebagai pelaksana teknis perlu menyampaikan kepada masyarakat desa Watumentade terkait dengan rencana pelaksanaan, sehingga pembangunannya dapat diawasi bersama dan 
5. sebagian masyarakat belum memahami terkait dengan spesifikasi bahan yang digunakan
6. Dengan teknis pelaksanaan serta bahan yang dibutuhkan sehingga dapat dibantu dalam penyediaan bahan seperti bambu dan ranting kayu sesuai kebutuhan dengan pertimbangan tidak merusak lingkungan

"Itulah beberapa uraian tentang Struktur hybrid yang akan dibagun, sehingga mempunyai ketahanan sampai dengan 2 tahun sehingga diperlukan perawatan dan penggantian ranting kayu. 
"jadi diharapkan keterlibatan masyarakat, instansi daerah terkait, untuk berpartisipasi dalam menjaga dan memanfaatkan hasil struktur hybrid yang ada sekarang ini."tutup kadis perikanan

Sumber : Dinas Perikanan

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda