DALAM MENUNTASKAN PROGRAM PEMERINTAH KABUPATEN, DINAS DIKBUD BOMBANA ADAKAN MOU

DALAM MENUNTASKAN PROGRAM PEMERINTAH KABUPATEN, DINAS DIKBUD BOMBANA ADAKAN MOU

Rumbia Kominfo
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bombana telah dilaksanakan Penandatangan Perjanjian Kerja Sama antara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan Lembaga-Lembaga Pendidikan Non Formal yaitu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Sekolah Pendidikan Non Formal/Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF/SKB).

Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas, Kepala Bidang, Kepala Seksi Bidang PAUD & PNF serta PKBM yang ada di Kabupaten Bombana.

Kadis Dikbud (Abd. Rauf Abidin) menjelaskan, "bahwa Dimana pada kegiatan tersebut berkaitan pula tentang pemberian Dana Operasional Pendidikan dalam rangka Pengentasan Anak Putus Sekolah dan Pemberantasan Buta Aksara di Kabupaten Bombana Tahun 2019.

"Jadi kegiatan yang kita laksanakan ini, Termasuk dalam Program Pemerintah Kabupaten, Yang masuk dalam Visi dan Misi Kepala Daerah, baik pemberian Dana Operasional Pendidikan, maupun pengentasan anak putus sekolah. semua itu masuk dalam Program Gembira Cerdas dan Bidik Misi Kabupaten."tegasnya

Pemberian Dana Operasional Pendidikan tersebut diberikan kepada Lembaga Pendidikan  Non Formal sebagai Penyelenggara Pendidikan Kesetaraan dan Keaksaraan melalui Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana."hal ini diungkapkan Kadis Dikbud, Abd. Rauf Abidin diAula Rapat. Senin, 29/7/2019 yang lau

Rauf Abidin Menjelaskan, "Dengan adanya Dana tersebut di harapkan kepada lembaga penyelenggara dapat menyediakan layanan pendidikan pada jalur Pendidikan Non Formal, untuk menjaring anak putus sekolah menjadi peserta didik di Paket A."katanya

Lanjut Kadis. "untuk anak putus sekolah pada jenjang SD, dan paket B untuk anak putus  sekolah pada jenjang SMP sementara Paket C untuk anak putus sekolah pada jenjang SMA/SMK/MA, dan itu semua harus diperhatikan, dengan cara seperti itulah kita lakukan untuk memberantas Buta Aksara yang ada di Kabupaten Bombana, agar tidak anak-anak kita tidak adalagi kata putus sekolah."tutupnya

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda