KESBANGPOL BOMBANA, MENGGELAR SOSIALISASI TENTANG PEMANTAPAN IDEOLOGI EMPAT PILAR KEBANGSAAN

KESBANGPOL BOMBANA, MENGGELAR SOSIALISASI TENTANG PEMANTAPAN IDEOLOGI EMPAT PILAR KEBANGSAAN

Rumbia Kominfo - Badan kesatuan Bangsa dan politik kabupaten bombana sulawesi Tenggara menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang bertajuk "Pemantapan Ideologi Empat Pilar Kebangsaan” yang bertempat di Balai Desa Watu Kalangkari. Rabu,11/9/2019 yang mana Kegiatannya di mulai pada Jam 09.00 Wita

Pada Sosialisasi Kali ini, di hadiri oleh kurang lebih 100 peserta. Adapun sebagai pemateri dalam acara sosialisasi tersebut adalah Kepala Badan Kesbangpol Kab. Bombana “Andi Bahtiar”. Kasat Intelkam Polres Bombana Jimi fernando yang mewakili Kapolres Bombana dan tokoh Muda Kab. Bombana Herman Tajuddin Mappatarani

Kepala Badan Kesbangpol Kab. Bombana Andi Bahtiar menjelaskan bahwa, “saat ini rasa nasionalusme semakin berkurang  sehingga sebagai warga Negara kita harus ikut andil dan berpartusipasi untuk saling mengingatkan.

"saat ini rasa nasionalisme semakin berkurang masyarakat lebih mementingkan golongan/suku masing masing, untuk menumbuhkan kembali, kita sebagai warga negara dan warga masyarakat harus ikut andil dan berpartisipasi dengan cara mengingatkan dan mengajak untuk saling menghargai dan menghormati antara sesama warga Masyarakat" ucap Andi Bahtiar dibeberapa hari lalu, pada saat menyampaikan sambutannya di Balai Desa Watu Kalangkari, Rabu, 11/9/2019

Kadis Kesbang menambahkan, “Salah satu solusi yang wajib kita lakukan adalah melalui penguatan pendidikan dan pemantapan ideologi Empat Pilar yaitu: Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesaruan Republik Indonesia.”paparnya

Kegiatan ini berakhir pada Jam 12. 00 wita, dan Kadis berharap Kepada seluruh peserta sosialisasi, agar dapat menumbuhkan  kembali wawasan kebangsaan mengenai pancasila sebagai pedoman atau petunjuk, dan UUD 1945 sebagai konstitusi negara yang mengatur kewenangan tugas dan hubungan antara lembaga-lembaga negara. Sementara bhineka tunggal ika adalah pengakuan sosiologis Reputalitas kebangsaan yang majemuk namun terikat pada marwah persatuan dan kesatuan bangsa di bawah doktrin perekat negara kesatuan republik Indonesia.”tutup Andi Bahtiar pada saat mengakhiri sambutannya

Sumber : Badan Kesbangpol

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda