MAKSIMALKAN PELAYANAN DIPELABUHAN, DISHUB BOMBANA MEMBUAT JEMBATAN ALTERNATIF

MAKSIMALKAN PELAYANAN DIPELABUHAN, DISHUB BOMBANA MEMBUAT JEMBATAN ALTERNATIF

 

Rumbia Kominfo - Dinas Perhubungan Kabupaten Bombana selalu berupaya untuk melakukan pelayanan semaksimal mungkin, hal itu dilakukan untuk menyikapi kondisi pelabuhan yang mengalami kerusakan. Pasalnya, Jembatan lama yang diputus karena terkait program kerja Rehab Pelabuhan. maka aktivitas di pelabuhan sedikit terganggu.

 

Menyikapi soal Aktivitas para pengguna pelabuhan, maka Dinas Perhubungan membuat jembatan alternatif bagi kapal-kapal yang bersandar dan masyarakat yang berkepentingan di pelabuhan agar mempermudah akses dan ruang gerak di pelabuhan tersebut."Hal ini dikatakan SYAHRUN, ST selaku Kadis Perhubungan saat melakukan kunjungan kerja di Pelabuhan Kasipute, Selasa 24/9/2019

 

Kadis (Sahrun) mengatakan, kenapa harus membuat Jembatan Alternatif seperti itu, alasannya bahwa pembuatan jembatan alternatif itu sendiri juga merupakan permintaan dari pemilik kapal, sehingga kami dari Dinas perhubungan bersepakat untuk membuatnya."katanya

 

"Kita sudah mendengar keluhan dan berbincang dengan masyarakat tentang ini dan ditambah lagi faktor cuaca saat ini yang juga akan berpengaruh terhadap kapal mereka, olehnya itu saya mengarahkan Kepada bawahan khususnya yang bertugas di pelabuhan ini agar mengambil tindakan untuk memperbaiki akses tersebut."ungkapnya

 

Saat dikonfirmasi secara Terpisah, Rahman,SH.,MM selaku penanggung jawab Pelabuhan Kasipute membenarkan adanya bantuan pembangunan jembatan alternatif tersebut. Seperti yang terpantau di Pelabuhan pada hari Rabu, 25 September 2019 bahwa jembatan telah rampung pembuatannya,

 

“Alhamdulillah berkat kerjasama yang baik antara pemilik kapal dan teman – teman yang ada di wilayah kerja pelabuhan baik dalam bentuk tenaga dan partisipasinya, sehingga Jembatan yang dibuat untuk menghubungkan antar pelabuhan Lama dan Pelabuhan yang baru dengan menggunakan batang pohon kelapa, akhirnya dapat diselesaikan dengan baik. "jelas Rahman

 

Lanjut Rahman, "Kita ketahui bahwa, Jembatan ini dibuat hanya di peruntukkan bagi pejalan kaki, roda dua yang mau berangkat dan barang yang merupakan muatan kapal."terangnya

 

Hal itu dibenarkan Salah seorang Pemilik Kapal ketika dikonfirmasi langsung diarea pelabuhan, ia mengatakan "kami berterima kasih kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Perhubungan atas perhatian dan kerjasamanya kepada kami, sehingga kami lebih nyaman sandar di pelabuhan yang lama, karna Kapal-kapal yang bersandar bisa aman untuk berlindung dari cuaca buruk dan gelombang "ujarnya singkat.

 

Sumber : Dishub Bombana

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda