Rekrut CPNS dan PPPK, Bombana Siapkan 29 kuota

Rekrut CPNS dan PPPK, Bombana Siapkan 29 kuota

 

Rumbia-Kominfo
Tahapan perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Bombana segera dimulai pada akhir Oktober tahun ini. Bagi  kalangan calon peserta pun mesti lebih mempersiapkan diri untuk bertarung  memperubutkan kuota yang nantinya akan diumumkan secara Nasional oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan  Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPan.-RB).

Dalam tahapan seleksi kali ini, Pemkab Bombana telah memperhitungkan secara matang jumlah kuota yang diusulkan ke pemerintah pusat. Mulai dari aspek kemampuan daerah dari sektor anggaran, hingga skala prioritas pada formasi awal yang diusulkan.  Kini, Pemkab telah mengantongi jadwal pelaksanaan perekrutan dan masih menunggu pengumuman secara resmi penetapan  formasi CPNS dan PPPK dalam waktu dekat ini.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bombana, Rusman Idja, S. Pd., M. Si mengatakan bahwa perekrutan CPNS dan PPPK kali ini tetap akan dilaksanakan meski dengan kuota yang cukup minim. Kata dia, minimnya kuota perekrutan itu berdasar pada anggaran yang juga kurang memadai. 

" Kita tidak bisa memaksakan untuk pengusulan kuota lebih banyak. Sebab, kemampuan daerah untuk saat ini hanya sampai disitu. Kamipun berharap tidak ada lagi pengurangan atas kuota yang telah diusulkan sebelumnya," ungkap Rusman Idja di ruang kerjanya awal pekan lalu.

Rusman menyebutkan, ada 29 kuota yang diusulkan yang terdiri dari 17 kuota untuk CPNS dan 12 lainnya ditujukan untuk PPPK.  " Hanya 29 yang diusulkan untuk kursi CPNS dan PPPK kemarin, itupun masih bisa berubah," jelasnya.

Diajang seleksi kali ini lanjut Rusman, pemda Bombana memprioritaskan perekrutan CPNS  pada tenaga fungsional auditor diranah pengawas pada kantor Inspektorat dan tenaga fungsional pada instansi Badan Pengelola Barang dan Jasa (BPBJ). Sedangkan untuk PPPK lebih diprioritaskan pada tenaga Komputer, Sistem Administrasi Kependudukan (SIAK) dan  tenaga penyuluh.

" Memang untuk tahun ini kuota yang diusulkan sangat minim dan bahkan tidak ada untuk kuota guru dan tenaga medis. Kendatipun banyak yang diusulkan tapi sedikit yang memenuhi syarat, kan sama saja. Seklipun rumit tapi kita harapkan semua kuota bisa terisi," ujarnya.

Rusman menjelaskan tahapan pelaksanaan perekrutan hingga tuntas di tahun 2020. Pertama, pengumuman secara umum pelaksanaan tahapan perekrutan di bulan Oktober tahun 2019. Kedua, calon peserta mengikuti pendaftaran untuk proses seleksi administrasi pada bulan November 2019. Ketiga, hasil seleksi administrasi akan diumumkan di bulan Desember 2019.

Selanjutnya, pengumuman jadwal tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada Januari 2020 dan pada Februari 2020 akan digelar tes SKD sesaui lokasi yang telah ditentukan. Lalu, hasil tes SKD akan diumumkan pada bulan Maret tahun 2019 sekaligus dilanjutkan dengan pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Kemudian, hasil tes SKB akan diumumkan pada bulan April 2020.

" intinya, kita harapkan pelaksanaan seleksi CPNS dan PPPK tahun ini bisa berjalan dengan lancar. Kami harapkan kepada calon peserta agar jangan percaya dengan iming-iming calo, kalau mau ikut tes silahkan berurusan ke kantor kami," tutupnya.

Penulis: Tim Kominfo

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda