22 KECAMATAN DI BOMBANA BENTUK KELOMPOK UPPKS, DAN DI BEKALI PELATIHAN

22 KECAMATAN DI BOMBANA BENTUK KELOMPOK UPPKS, DAN DI BEKALI PELATIHAN

Rumbia Kominfo.

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana gelar Pelatihan kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS). Puluhan Pengurus dan anggota Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) yang tersebar di 22 Kecamatan di Kabupaten Bombana yang dilaksanakan di Hotel Rahmat, Selasa (26/9/2019).

Kegiatan Pelatihan UPPKS ini dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana H. Burhanuddin A HS Noy, SE., M.Si yang dihadiri oleh Kepala DPPKB Kabupaten Bombana Drs. H. Abdul Azis, M.Si bersama jajarannya dan Narasumber dari Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara Drs Faidah, MM.

Dalam sambutan Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana H. Burhanuddin A HS Noy, SE., M.Si menyampaikan Kebijakan Tentang Keluarga di Indonesia terdapat Pada Undang-Undang No. 52 Tahun 2009 yang Mengamanatkan Kepada Pemerintah dari Pusat sampai ke Daerah untuk Membangun Keluarga Berketahanan dan Kesejahteraan Keluarga.

“tanpa kondisi ekonomi yang baik, mustahil keluarga akan dapat meningkatkan kualitas kehidupan. kegiatan usaha ini telah dirintis dan dipelopori oleh BKKBN yang merupakan model usaha mikro keluarga yang berfungsi untuk menggerakkan roda  ekonomi keluarga melalui pembelajaran usaha ekonomi dengan cara menggugah minat dan semangat keluarga untuk berwirausaha”. Ucapnya

Kepala DPPKB Kabupaten Bombana Drs. H. Abdul Azis, M.Si dalam sambutannya mengatakan Program Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Melalui Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) yang pelaksanaannya diintegrasikan dengan program KB (Keluarga Berencana), yang bertujuan untuk meningkatkan kondisi ekonomi keluarga. pada prinsipnya, program KB tidak hanya dikhususkan kepada masyarakat miskin, tetapi kepada seluruh lapisan masyarakat.

“keberhasilan program KB melalui kelompok UPPKS akan meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. sebaliknya, kegagalan KB akan berakibat pada ledakan jumlah penduduk dan menimbulkan masalah sosial karena keterbatasan lapangan pekerjaan, keterbatasan pangan, dan sebagainya. sehingga, jumlah pengangguran akan meningkat, jumlah kemiskinan bertambah. tutupnya

Sedangkan Narasumber dari Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara Drs Faidah, MM dalam materinya kelompok UPPKS memilki berbagai jenis keahlian yang bisa dijadikan potensi dalam pengembangan ekonomi kelompok termasuk dalam keluarga, pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan, wawasan, keterampilan para anggota UPPKS dalam pengelolaan ekonomi masyarakat.

Diterangkannya juga, “UPPKS merupakan kumpulan keluarga yang saling berinteraksi. Dengan harapan kelompok mengajak keluarga aktif dalam usaha ekonomi produktif serta meningkatkan ketahanan dan kemandirian keluarga, demi meningkatkan ekonomi tentunya dengan berorganisasi, menumbuhkah dinamika kelompok, menggali dan memanfaatkan sumber daya dan potensi setempat,” Tutupnya.

Sumber : DPPKB Bombana

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda