Maksimalkan Layanan Masyarakat, Balitbang Bombana Meluncurkan Puja Indah

Maksimalkan Layanan Masyarakat, Balitbang Bombana Meluncurkan Puja Indah

 

Rumbia. Kementerian Dalam Negeri Republik melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Bombana (Balitbang) terus mendorong percepatan ketertinggalan pembangunan melalui sistem informasi berupa aplikasi dan infrastruktur berbagi pakai baik pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/Kota.  (24/10/2019)

Acara Launcing Pusat jejaring Inovasi Daerah (Puja Indah) bertempat di Audotorium Kantor Bupati Bombana. Launching Puja Indah ini dihadiri oleh kepala Pusat Inovasi Daerah Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian dalam negeri Republik Indonesia, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, 22 Puskesmas Se-kabupaten Bombana

Pusat Jejaring Inovasi Daerah merupakan hasil pengkajian, perekayasaan, pendataan, adopsi dan modifikasi, serta replikasi berbagai inovasi daerah untuk dijadikan sebuah inovasi yang berskala nasional guna mendorong inovasi tata kelola pemerintahan daerah, inovasi pelayanan publik, dan mengintegrasikan inovasi daerah lainnya sesuai dengan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah
Puja Indah dikembangkan untuk menciptakan transparansi, partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan dengan maksud memberikan layanan secara mudah, bersih, cepat, dan pasti.

Pusat Jejaring Inovasi Daerah (Puja Indah) Kabupaten Bombana ini merupakan momentum kebangkitan Kelitbangan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi yang diamanatkan dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang secara teknis dijabarkan dalam PP Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah dan Permendagari Nomor 104 Tahun 2018 tentang Penilaian dan Pemberian Penghargaan dan/atau Insentif Inovasi Daerah.

Menurut Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si dalam sambutannya “kehadiran program puja indah dengan sistem informasi dan aplikasi berbagai pakai, yang merupakan hasil replikasi dan modifikasi dari berbagai inovasi daerah lain yang best prectise (unggul)."ucapnya

Pj. Sekda mengungkapkan, ini merupakan salah satu upaya dari pemerintah pusat untuk mendorong percepatan pembangunan didaerah,  sangat sejalan dengan upaya pemerintah kabupaten bombana yang terus melakukan berbagai terobosan dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dimiliki untuk percepatan pembangunan.”jelas Sekda   pada bulan lalu saat kegiatan berlangsung di Auditorium, (24/10/2019)

Selain itu, Kepala Balitbang Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.si Menuturkan “peluncuran puja indah pada acara rapat koordinasi nasional kelitbangan pemerintah dalam negeri pada tanggal 8 Mei 2018, pemerintah kabupaten bombana berkomitmen menjadi daerah percontohan penerapan replikasi inovasi daerah melalui pusat jejaring inovasi daerah (puja indah) yang ditandai dengan penandatangan komitmen (MoU) antara pemerintah daerah kabupaten bombana dengan kementerian dalam negeri. "terang Kadis Anisa

Menurut Kepala Pusat Litbang Inovasi Daerah Drs. Matheos Tan, MM bahwa ada empat manfaat yang dapat diperoleh Aplikasi Puja Indah ini.
1. menumbuh kembangkan inovasi daerah di segala sektor atau urusan pemerintahan konkuren dengan mengakomodir inovasi yang dibina oleh Kementerian Sektor dan Lembaga serta penyelenggaraannya secara sinergis dalam sebuah sistem yang saling menguatkan
2. Perlindungan hukum bagi para ASN untuk dapat melakukan inovasi daerah. Dijelaskan dalam Pasal 389 amanat Undang-Undang No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dalam  hal  pelaksanaan  inovasi  yang  telah  menjadi  kebijakan Pemerintah Daerah dan inovasi tersebut tidak mencapai sasaran  yang   telah   ditetapkan,   aparatur   sipil   negara   tidak   dapat  dipidana.
3. memotivasi daerah untuk membuat kompetisi Inovasi antar OPD minimal 1 OPD 1 Inovasi untuk berlomba-lomba melahirkan inovasi-inovasi di daerah yang kemudian dikompetisikan dalam ajang Inovative Government Award.
Semua pihak dapat berinisiatif mengusulkan inovasi, baik bagi Kepala Daerah sebagai pengambil keputusan tertinggi di daerah, anggota DPRD, perangkat daerah dalam kelembagaan, aparatur sipil Negara serta masyarakat secara umum baik masyarakat akademisi, masyarakat niaga/pengusaha, atau komunitas masyarakat lainnya.  Hasil inovasi-inovasi terbaik dari daerah-daerah tersebut akan menjadi referensi yang dapat direplikasi oleh daerah-daerah lainnya, sehingga pemanfaatannya akan secara cepat meluas ke seluruh Indonesia.
5. Adanya Komitmen dalam pengganggaran perencanaan strategis daerah khususnya inovasi daerah yang didukung oleh kebijakan strategis yang disiapkan oleh Badan Litbang Daerah untuk bersinergi dengan Perguruan Tinggi, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Media Massa dan unit kerja lingkup Pemerintahan Daerah

Pusat jejaring Inovasi Daerah (Puja Indah) ini mempunyai tujuan, Untuk melakukan pendataan, adopsi, dan replikasi inovasi daerah sebagai sistem layanan berbagai pakai sehingga dapat digunakan secara terintegrasi di seluruh Indonesia; menjadi poros pembinaan dan monitoring inovasi di Pemda; sebagai implementasi PP Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah; Mendorong Peningkatan Daya Saing Daerah dalam berkompetisi di era global dan revolusi industry; Memperbaiki kualitas layanan publik dana tata kelola pemerintahan sehingga mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan daerah.

Tindak Lanjut dari Launcing Puja Indah ini, Melakukan fasilitasi dan pendampingan dalam penerapan replikasi inovasi daerah; menyiapkan sistem monitoring kemajuan implementasi inovasi daerah; Menyiapkan sistem informasi penilaian indeks inovasi daerah; mendorong memanfaatkan aplikasi Puja Indah untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan terkait dengan urusan pemerintahan; mempromosikan Puja Indah dan kemajuan implementasinya kepada masyarakat; Menyiapkan ASN untuk menunjang penerapan inovasi di daerah yang memiliki kompetensi dalam bidang inovasi daerah atau disebut Pamong

Sumber : Balitbang
Editor : Adi

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda