UPAYA MENINGKATKAN PAD, BKD BOMBANA PASANG ALAT PEREKAM PAJAK DI HOTEL DAN RUMAH MAKAN

UPAYA MENINGKATKAN PAD, BKD BOMBANA PASANG ALAT PEREKAM PAJAK DI HOTEL DAN RUMAH MAKAN

(Sumber : BKD) Badan Keuangan Daerah ( BKD) Kabupaten Bombana,melakukan pemasangan alat perekam pajak di tempat penginapan,Senin (11/11/2019).

Pemasangan alat perekam pajak merupakan upaya Pemda Bombana dalam meningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala BKD Bombana,Darwin Ismail mengatakan ,hari ini pihaknya fokus melakukan pemasangan di Hotel yang ada didalam kota.

Alat ini katanya, akan di pasang di 36 Hotel dan rumah makan di daerah itu.

"Pemilik hanya wajib pungut, sementara wajib pajak perhotelan adalah pengunjung,"ujar Darwin usai pemasangan alat perekam pajak di salah satu Hotel.

Ia menjelaskan,saat pengunjung melakukan pembayaran makan akan di kenakan pajak sebesar 10 persen.

"Misalnya dia akan membayar 500 ribu, maka akan dikenakan pajak 10 persen.Jadi total 510 ribu,"jelasnya.

Pemasangan alat perekam ini kata Darwin,berdasrkan Perda Perhotelan Nomor 1 Tahun 2012 dan Undang - Undang Nomor 28 Tahun 2009.

Tak hanya itu,pemungutan pajak kepada pengunjung atau tamu hotel juga berdasarakan Perbub Nomor 39 Tahun 2019 tentang pembayaran dan pemungutan pajak berbasis daring atau online.

Ditempat yang sama,Direktur Bank Sultra cabang Bombana,Mohammad Ali Imron mengatakan,dalam mengoptimalisasi pendapatan daerah Bank Sultra mendukung dalam menfasilitasi penyidiaan alat perekam.

"Ada MoU anatar Pemerintah Provinsi,Pemkot dan Pemkab,"Kata Ali Imron.

Tak hanya itu katanya, pihanyak juga akan membantu masalah teknis penarikan pajak dengan sistim daring itu.

"Nantinya pembayaran pajak yang dilakukan nasabah atau pengunjung akan di input secara online dan akan masuk ke kas umum daerah.Dan selama itu kami juga menyiapkan tenaga di masing-masing kantor bila ada gangguan bila dari sisi mesin,"pungkasnya.

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda