PERUBAHAN RAPERDA TENTANG RPJMD KABUPATEN BOMBANA TAHUN 2017-2022 DI EVALUASI

PERUBAHAN RAPERDA TENTANG RPJMD KABUPATEN BOMBANA TAHUN 2017-2022 DI EVALUASI

Rumbia Kominfo

(sumber : Bappeda Bombana) - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulawesi Tenggara melakukan Rapat Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bombana Tahun 2017-2022 yang bertempat di Kantor Bappeda Provinsi Sulawesi Tenggara, Sabtu (23/11).

Perubahan RPJMD Kabupaten Bombana dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017 Yang dihadiri Pimpinan DPRD Kab. Bombana, Sekretaris Daerah Kab. Bombana, Asisten Setda Kab. Bombana, Staf Ahli Bupati Bombana, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bombana, Tim Penyusun Perubahan RPJMD Kabupaten Bombana, Tim Evaluasi dan OPD Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pada saat pemaparan Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Drs. Man Arfa,  M.Si mengatakan, Visi dan Misi dalam RPJMD Kabupaten Bombana tidak mengalami perubahan, termasuk tujuannya sedangkan indikator tujuan yang sebelumnya tidak ada ditambah dan itu tetap menjadi Lima.”ucap Drs. Man Arfa ditempat kegiatan, Sabtu, 21/11

Selain itu, telah terjadi perubahan kebijakan di tingkat provinsi, setelah ditetapkannya Peraturan Daerah Nomor 9 tahun 2019 tentang RPJMD Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2018-2023. "Untuk sasaran mengalami perubahan, dari sebelumnya 24 menjadi 11, sedangkan pada Indikator Sasaran, dari 163 menjadi 13 indikator.”

Lebih Lanjut Pj. Sekda Mengatakan, Untuk jumlah program perangkat daerah, yang sebelumnya 264 program, setelah perubahan menjadi 155 program sedangkan jumlah kegiatan sebanyak 1330 dan berkurang menjadi 792 kegiatan. Sementara, "Program perangkat daerah sudah disesuaikan dengan kewenangan daerah sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku," Hal ini dilakukan penajaman dalam rangka pencapaian target-target yang telah ditetapkan dalam RPJMD

Senada hal itu, Sekretaris Bappeda Kabupaten Bombana, Husrifnah Rahim, ST., M.Si mengatakan bahwa, dalam rancangan perubahan RPJMD ini, terjadinya peningkatan proyeksi Kapasitas Rill Keuangan Daerah dengan rata-rata 47, 56%.” Kata Husrifnah

“Bahwa ada beberapa hal yang dievaluasi oleh tim evaluator dan OPD Pemprov Sultra terkait Perubahan RPJMD Kabupaten Bombana,  salah satunya menyesuaikan dengan dasar hukum dalam raperda RPJMD Kabupaten Bombana dan data yang digunakan untuk dilakukan pembaharuan data yang bersumber dari BPS dan Instansi Vertikal.

"Terkait dengan nomenklatur indikator sasaran sudah sesuai, karena dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) kita dinilai dari capaian indikator sasaran RPJMD, semakin sedikit namun secara komprehensif menggambarkan target pembangunan kita, menurut kami, ”jelasnya

Tahapan selanjutnya “Sekretaris Husrifnah memaparkan, setelah Perda Perubahan RPJMD Bombana ditetapkan, Bappeda Kab. Bombana akan segera menyusun Surat Edaran Bupati tentang Perubahan Rencana Strategis (Renstra) OPD agar selaras dengan RPJMD.

 

Dimana Renstra OPD “kata Husrifnah, berdasarkan Visi Misi, Tujuan, Sasaran dan Program RPJMD disertai target dan kerangka pendanaan selama sisa masa RPJMD. Sehubungan dengan itu, akan memudahkan pemerintah daerah dalam menerapkan sistem informasi pemerintahan daerah sesuai dengan Permendagri Nomor 70 Tahun 2019 dalam rangka mewujudkan perencanaan pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel,"tuturnya.

Editor : Adi

 

 

Komentar

yetete

ssdsd

Komentar Anda