Sosialisasi 4 Pilar di Bombana, Andi Nirwana Bangun Mental Kaum Milenial

Sosialisasi 4 Pilar di Bombana, Andi Nirwana Bangun Mental Kaum Milenial

RUMBIA, Kominfo - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dapil Sultra, Andi Nirwana Tafdil, SP., MM berkunjung di Kabupaten Bombana dalam agenda sosialisasi empat pilar kebangsaan. Hadirnya anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI ini dengan maksud menyasar dan membangkitkan mental kalangan milenial dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi di era industri four poin zero (4.0).

Dalam kesempatan itu, kalangan milenial terlebih dahulu diberi pemahaman kuat tentang pentingnya memahami makna 5 dasar Pancasila dan UU Dasar 1945 yang tak sekedar dihafal, namun mampu dimaknai dan dterapkan di kehidupan sehari-hari.

Andi Nirwana Tafdil  mengatakan, ada 10 anggota MPR RI yang menyebar di Sultra. Empat diantaranya adalah anggota DPD RI dan 6 lainnya adalah anggota DPR RI. Ia menitikberatkan ke kalangan milenial sebagai generasi penerus bangsa yang mesti lebih tangguh dan pandai dalam menyikapi perkembngan industri saat ini.

" Intinya, kami melakukan sosialisasi ini sesuai amanat UU Nomor 17 tahun 2014 dan saya fokus ke kaum.milenial. Jadi, untuk membangun karakter kaum muda sungguh tidak mudah. Peran orang tua dan guru yang mesti lebih digenjot lagi, agar anak-anak kita lebih cerdik dalam mengahadapi perkembangan teknologi saat ini," ungkap Andi Nirwana di aula kantor bupati setempat, Selasa (26/11).

Ia pula mengajak kaum milenial untuk mampu memanfaatkan teknologi, khususnya gedget yang tidak disalahgunakan, dan menghindari konten-konten yang tidak penting hingga merusak moral. Dimana, generasi muda dituntut dapat bersaing secara global melalui penguatan kompetisi beebasis intenet.

" Jadi mulai sekarang, adik-adik mahasiswa, SMA dan sederajat itu harus faham, siapkan diri dan keahlian yang mumpuni, persaingan saat ini sangat ketat untuk mendapatkan pekerjaan, tingkatkan kemampuan kalian mulai dari komunikasi dan penguasaan teknologi karena siap tidak siap, mau tidak mau, revolusi industri four poin zero (4.0) sudah berada di tengah-tengah kita," tegasnya.

And Nirwana menuturkan bahwa, tidak sedikit kalangan orang tua yang hanya menyekolahkan putra puterinya untuk menyandang status Pengawai Negeri Sipil. Jika tidak kesampaian, maka anaknya dianggap gagal.

" Pola pikir orang tua kita saat ini tidak bisa monoton kesitu. sekarang tugas generasi muda adalah bagaimana bisa lebih kreatif dan mampu menciptakan lapangan kerja dengan menanamkan jiwa wirausaha dan kemandirian," jelasnya.

Ia berharap melalui sosialisasi tersebut kalangan milenial dan masyarakat umum sudah waktunya untul mulai berbenah, memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), NKRI sebagai bentuk negara dan Bhineka Tunggal Ika (berbeda-beda tetapi tetap satu) sebagai semboyan negara.

Sumber : Dinas Kominfo

 

 

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda