Tafdil Warning Pejabat yang Persulit Masyarakat

Tafdil Warning Pejabat yang Persulit Masyarakat

 

Rumbia Kominfo - Sumber : (ZONASULTRA.COM)– Sebanyak 91 Pejabat administrator dan pengawas lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) dirotasi oleh Bupati Bombana Tafdil di aula kantor bupati setempat, Jumat (17/1/2020).

Puluhan pejabat ini harus dirotasi tanpa ada yang dikorbankan alias nonjob sekaligus diantaranya mengisi jabatan yang selama ini kosongan.

Bupati Bombana Tafdil menegaskan, rotasi jabatan itu hanya proses penyegaran dan tidak perlu dipermasalahkan

” Tidak jadi masalah, ini kan hanya refresh saja di kalangan pejabat administrator dan pengawas, jadi mereka harus siap menjalankan itu di manapun mereka ditugaskan,” tegas Tafdil usai pelantikan itu.

Tafdil mengingatkan bahwa ia tak segan menindak pejabat yang selalu dilaporkan oleh masyarakat. Apalagi melalui laporan dari media sosial termasuk surat kaleng.

“Jangan ketika sudah dilantik, sedikit-sedikit ada laporan ini dan itu, laporan itu kadang ada benarnya loh. Yang terpenting bagi saya adalah bagaimana semua yang dilantik hari ini bisa bekerja dan memberikan kepuasan pelayanan kepada masyarakat,” pintanya.

Dalam aspek pelayanan, Bupati Bombana dua periode itu mengecam kalangan pejabat, baik kepala dinas, camat dan lurah yang kerap mempersulit masyarakat.

Jika masih ditemukan tumpukan laporan atas minimnya layanan publik kata Tafdil, ia akan mengajukan sanksi dan dievaluasi melalui majelis kode etik untuk disanksi dan bahkan dipecat dari jabatan ASN ketika tidak dapat lagi ditolerir.

“Sudah menghabiskan banyak uang negara, tunjangan dan sebagainya, sekalinya ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan cepat, tapi dipersulit, ini yang saya tidak suka,” pungkasnya. (c)

Kontributor: Muhammad Jamil
Editor: Abd Saban

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda