Dinkes Bombana, Deteksi Corona Dengan Survailans

Dinkes Bombana, Deteksi Corona Dengan Survailans

Reporter : Hasrun

RUMBIA - Dinas Kesehatan ( Dinkes), Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), membekali tenaga kesehatan disetiap Puskesmas daerah itu  dengan Survailans untuk mendeteksi gejala Virus Corona.

Kadis Kesehatan Bombana, dr Sunandar menuturkan, sejak akhir Desember 2019 lalu, pihaknya sudah melanjutkan surat edaran Kementrian Kesehatan (Kemenkes ) RI terkai dengan pencegahan virus asal Tiongkok itu.

"Jauh - jauh hari kita sudah antisipasi, dengan membekali teman - teman di PKM dengan ilmu survailans untuk memantau
dan melaporkan jika ada gejala yang mirip dengan Corona,"kata Sunandar, Senin (27/1/2020).

Tak hanya itu, perawat dan bidan desa juga dibekali dengan pengetahuan untuk memantau warga di tempat tugasnya, dengan melihat gejala Corona seperti flu, demam tinggi, batuk dan disertai dengan sesak nafas.

"Dan kita harus tau riwayatnya, apakah dia habis berkontak dengan penderita saat melakukan perjalanan. Paling lama itu dua minggu,"katanya.

Dijelaskannya, saat ini virus yang berasal dari China itu dapat tertular dari manusia ke manusia atau melalui udara.

"Awalnya di curigai penularan virus tersebut dari hewan liar seperti, kelelawar dan ular,"ungkapnya.

Untuk itu, katanya, meskipun di Bombana belum terdapat korban penderita virus Corona, setiap warga harus tetap waspada.

"Kalau tidak  penting sebaiknya jagan dulu melakukan penerbangan ke luar negeri di China, Singapore dan Malaysi,"ucapnya.

Ia juga menjelaskan,virusvirus  tersebut, lebih suka menyerang seseorang yang memiliki daya  tahan tubuh lemah, seperti anak - anak  dan orang tuatua berumur sekitar 58 Tahun ke atas. Sehingga dianjurkan untuk makan dan meminum air putih yang seimbang.

"Dianjurkan minum air putih dalam satu kali 24 jam itu, satu setengah hingga dua liter air,"ujarnya.

Selain itu, untuk mencegah virus tersebut, masyarakat dianjurkan untuk hidup lebih sehat, tidak memegang mulut, tangan saat tidak steril atau kotor.

" Dan hindari orang yang memiliki gejala penyakit tersebut,"tutupnya.

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda