MELALUI MUSRENBANG, PEMBANGUNAN MENUJU MASYARAKAT SEJAHTERA MENJADI PRIORITAS UTAMA

MELALUI MUSRENBANG, PEMBANGUNAN MENUJU MASYARAKAT SEJAHTERA MENJADI PRIORITAS UTAMA

Rumbia, Kominfos

(Sumber : Kominfo Bombana), Pemerintah Kecamatan Poleang Utara menggelar Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka Penyusunan RKPD Kab. Bombana Tahun 2021 Tingkat Kecamatan dengan Tema Pemantapan Pembangunan menuju Masyarakat yang Sejahtera, Kamis, 20/2/2020

Dalam rangka Penyusunan RKPD Kab. Bombana tingkat Kecamatan, Camat Poleang Utara yang diwakili Sekcam (Supardi Rahim ) membuka dengan Resmi kegiatan tersebut. Dimana kegiatan ini dihadiri Asisten II Bidang Pembangunan, Kadis Sosial, Sekretaris Perhubungan, Perwakilan Bappeda, Perwakilan PU PR, Perwakilan Dinas Pertanian, Dinas Perpustakaan, DanRamil Poleang Utara dan Polsek Poleang Utara, serta perwakilan dari Masing-masing OPD

Hal ini disampaikan Bupati Bombana yang di wakili Retno HS Noy selaku ketua Tim Musrenbang mengatakan, seluruh perangkat daerah yang selalu berpartisipasi dalam penyusunan RKPD kab. Bombana yang sesuai Undang-Undang, dimana Strategi pembangunan dengan pemerataan wilayah harus diprioritaskan sekalipun pembagunannya bertahap, "ungkap Retno di aula kantor Camat Poleang Utara, Kamis, 20/2/2020 kemarin

Menurut Retno, Kita upayakan usulan Pembangunan Di Desa, Karena Desa merupakan ujung tombak dari segalah pembangunan daerah dan Pembangunan sumber daya manusia
yang bertujuan dalam siklus Penajaman, klarifikasi, dan itu merupakan Amanat undang-undang dan Permendagri  Nomor 86,"ungkap Retno

Retno selaku Ketua Tim Musrenbang menuturkan, selain Berbasis E-Governance, terkait pula soal
Perekonomiannya yang harus bagus, seperti irigasi dan lahan yang bagus juga. tujuannya adalah Memaksimalkan potensi yang ada, dan kalau perlu, di desa itu harus berpotensi dan penuh Motivasi dalam Progres pembangunan, karna di desa kita ketahui bahwa ada ADD, DD dan APBDesa."terangnya.

Penanggulangan kemiskinan,
Pertumbuhan ekonomi dan
Inovasi. Terdapat beberapa usulan dari Pemerintah Desa, yang pertama Pemerintah Desa karya baru, meminta untuk diprioritaskan saluran irigasi dan pembagunan Bendungan, potensi pembangunan embun.

Desa Tampabulu, meminta RPJM dikoneksikan dengan RPJMDes sehingga dapat diajukan dalam skala prioritas APBDES desa Tampabulu. Terkait jalan dan Talud yang panjangnya 3,5 km, pembangunan jalan dari Tampabulu ke desa karya baru.

Desa Tanah Poleang, pembangunan Jalan Penyeberangan agar hasil usaha tani dapat mudah diakses.

Desa Toburi, Bronjong sungai, Tanggul kali, dan talud. Dan Bantuan Bidan Desa, bentangan jembatan sebanyak 30 Meter.

Desa Lawatuea, jalan penghubung jalan antara dusun Lawatuea dan
Pembangunan gedung pertemuan, yang diprioritaskan ada tiga jenis yang pertama pembangunan embun.

Selain itu, Sebagai Lembaga Pengawas Dalam hal ini DPRD yang dihadiri langsung Wakil Ketua I. Ardi, SP.,MP, mengungkapkan, semua usulan yang disampaikan melalui Musrenbang ini saya harap para kepala Desa turut memahami kondisi yang ada, karna bicara soal Anggaran itu memang Spesifik sekali, "kata Ardi

"Jadi saya harap delapan kepala Desa ini, tetap mengusulkan program pembagunan yang ada diDesa masing-masing, dan semua kita akan bahas bersama Pemda nanti."jelasnya

Retno Menambahkan, Soal Stunting, harus dimasukan dalam skala prioritas, karna Stunting itu sangat penting bagi kelangsungan hidup masyarakat Bombana pada umumnya.

Samuel Kadmaerubun, ST, selaku Kabid Pengairan dan Irigasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, menjelaskan bahwa semua usulan yang disampaikan oleh masing-masing Wilayah Desa kami akan tampung dan menjadi perhatian dinas PU. Namun, "kata Samuel, usulan tersebut tetap kami teruskan ke kementrian PU-PR agar usulan ini bisa ditindaklanjuti.

Terkait pembangunan Jembatan Gantung yang ada di wilayah kecamatan Poleang utara Desa Tampabulu, tahun ini sudah mendapat respon dari Kementrian melalui Pemda Bombana dalam hal ini Dinas PU. Itu tinggal kita menunggu pelaksanaan pembangunannya saja, dan sesuai info dalam waktu dekat ini akan dikerjakan,"katanya.

Hal ini disampaikan pula dari Perwakilan Dinas Pertanian, ia mengatakan, sehubungan dengan hasil produksi pertanian baik perkebunan usulannya juga pasti kami tampung, karena kami ketahui bahwa hasil Pertanian dan Perkebunan ini sangat besar di Bombana.

"Soal Kredit Lunak yang memiliki anggaran Terkait Bantuan itu, silahkan lakukan koordinasi di Dinas Pertanian."tuturnya.

Sehubungan penyampaian Beberapa Desa yang Terkait dengan Data Kemiskinan, Kadis Sosial Andi Arsyad menjelaskan, "Orang Miskin Itu Jangan Di Pelihara" artinya Warga miskin itu harus di berdayakan semaksimal mungkin."ungkapnya.

"Soal data Miskin, memang itu menjadi gawean dinsos, hanya kami ingin melakukan Verifikasi dan Validasi data yang akurat, karna banyak Masyarakat yang komplen bahwa kenapa mereka tidak terdaftar di dalam data base KK miskin, sementara warga ini betul-betul miskin.

Menurut Kadis Andi Arsyad, soal terdaftar dengan tidaknya sebagai KK miskin, itu harus ditinjau kembali di pemerintah setempat, baik di desa, kelurahan dan kecamatan, karena mereka inilah yang mengetahui betul warganya yang mana benar - benar miskin dan yang mana tidak tergolong KK miskin. "jadi harus kita lakukan Verivalid data supaya tidak ada tendensi kedua belah pihak."tutupnya.

Sumber : Dinas Kominfo
Penulis : Tim Kominfo

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda