PERINDAGKOP DAN UKM MELAKUKAN SIDAK PASAR, INI YANG DI TEMUKAN. 

PERINDAGKOP DAN UKM MELAKUKAN SIDAK PASAR, INI YANG DI TEMUKAN. 

Kominfo, Perindagkop - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bersama instansi vertikal yakni kepolisian resort Bombana (Polres) dan TNI serta Bulog melakukan Inspeksi mendadak di sejumlah toko bahkan pasar sentral di kecamatan Rumbia dan Rumbia Tengah, ju'mat (27/3)

Pemantauan di mulai dari Pasar Tadoha Mapaccing di lanjutkan ke beberapa toko sembako yang berada di wilayah kelurahan kasipute, Toko Sarita dan Asni Jaya tidak ketinggalan dalam pemantauan ini. 

Muhammad Aris selaku ketua Tim Pemantau mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk untuk membuktikan isu yang beredar di masyarakat bahwa ada oknum yang memanfaatkan wabah virus corona selain dari pada itu kegiatan ini juga di maksud untuk memantau harga sembilan bahan pokok menjelang bulan Ramadhan

Asisten II, Selaku ketua Tim Pemantauan Harga dan Stock dirinya menambahkan bahwa secara umum harga sembako di Bombana ini memang mangalami kenaikan  dan Kabulog juga menjamin bahwa bombana belum akan kekurangan beras Hingga tiga bulan kedepan

Sementara itu Kepala Ketahanan Pangan Sudiamin mengatakan masyarakat tidak boleh panik terkait stok beras yang ada di Bombana sebab dalam waktu dekat ini ada 
sejumlah ±500 Ha Sawah di kabupaten Bombana akan panen sehingga mampu menekan peredaran harga beras di Kabupaten Bombana pada awal april dan mei

Hj. Asniati Selaku pemilik Toko Asni Jaya memberikan keterangan bahwa isu penimbunan barang yang beredar di tengah lingkungan masyarakat itu tidak benar,harga yang di berikan itu sudah sesuai dengan harga pasar 

"tidak ada penimbunan bahan pangan dan gula pasir, memang oleh kampas-kampas itu kami sudah di jatah untuk satu toko mendapatkan 5 karung gula pasir saja untuk seminggui,memang harga yang diberikan kepada kami juga mengalami kenaikan, kami pun tidak berani mengambil banyak karena diragukan jangan sampai setelah kami ambil banyak harga kembali turun, demikian juga beberapa toko yang lain memberikan keterangan yang serupa,"tuturnya

Masih di tempat yang sama,Kepala Dinas Perindagkop dan UKM,Azis Fair menerangkan bahwa perintah Kabupaten Bombana Melalui Dinas Perindagkop dan UKM   berencana melakukan operasi pasar, namun kami masih meramu mekanisme yang baik agar tidak terjadi kerumunan masyarakat sebagai mana anjuran yang sudah di tetapkan Pemerintah

” Tidak ada penutupan pasar, kegiatan perdagangan masih tetap berlangsung sebagaimana biasanya dengan tetap meningkatkan kewaspadaan diri terhadapat penyebaran Virus Corona, Ucapnya dalam menaggapi tentang issu yang beredar di masyarakat saat ini,"ungkapnya

Hingga berita ini terbit,mantan Kadis Catatan Sipil ini menghimbau agar masyarakat tidak panik, berbelanja dengan bijak sesuai dengan kebutuhan sehari-hari, jangan berbelanja secara massive dan melakukan penimbunan karena kebutuhan pangan di Kabupaten Bombana ini masih tetap aman.

Penulis : Rahman Rampi

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda