Pemkab Bombana Kucurkan Rp 6,8 Miliar BLT APBD di 22 Kelurahan

Pemkab Bombana Kucurkan Rp 6,8 Miliar BLT APBD di 22 Kelurahan

Bupati Bombana Tafdil Launching Bantuan Langsung Tunai (BLT) APBD Kabupaten Bombana Tahun 2020 untuk Masyarakat Terdampak Covid-19, di Gedung Serba Guna Meboboto, Selasa (12/5/2020).

Kominfo - Bombana, INIKATASULTRA.com –Sesuai komitmen dan janji Bupati Bombana H. Tafdil untuk meringankan beban warga terdampak Covid-19, maka Bantuan Langsung Tunai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bombana tahun 2020 untuk masyarakat di kelurahan yang terdampak Covid-19 mulai disalurkan, di Bumi Wonua Bombana, Selasa (12/5/2020).

Dari bantuan tersebut, sedikitnya Bupati Bombana mengucurkan anggaran sebesar Rp. 6,8 miliar yang diperuntukkan bagi 3.803 Kepala Keluarga (KK) di 22 Kelurahan di Kabupaten Bombana.

“Rinciannya setiap KK mendapatkan Rp 600 ribu dan pencairan akan diberikan selama tiga bulan, dimana dana ini bersumber dari APBD bombana,” ungkap Tafdil disela Launching Bantuan Langsung Tunai APBD Kabupaten Bombana Tahun 2020 untuk Masyarakat Terdampak Covid-19, digedung serba guna Meboboto, Senin (12/5/2020).

Untuk bantuan Bantuan Langsung Tunai APBD Kabupaten Bombana Tahun 2020 ini, lanjut Tafdil, Pemkab Bombana dalam penyalurannya melalui kelurahan masing-masing.

“Kami pastikan dalam penyaluran bantuan ini menerapkan sistem kesesuaian data tentang nama dan alamat (by name and by address), sehingga tidak tumpang tindih dan benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.

Bupati dua periode menyebutkan, bantuan untuk warga terdampak Covid-19 di Bombana tidak hanya mengandalkan Bantuan Langsung  Tunai APBD Kabupaten Bombana Tahun 2020. Namun, ada juga bantuan langsung tunai (BLT) dari Dana Desa.

“Selain itu pula guna mengakomodir warga yang belum terdata karena terdampak covid-19, Pemkab Bombana juga menyiapkan Bansos cadangan untuk KK di Bombana yang belum mendapatkan bantuan. Jadi dipastikan tidak ada warga Bombana yang terdampak Covid-19 di Bombana yang mati kelaparan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Bombana, Andi Muhammad Arsyad menjelaskan, pencairan Rp 600 ribu yang berasal dari APBD Bombana hari ini resmi mulai disalurkan dan dalam kaitan ini pencairan melalui kelurahan masing-masing.

“Pencairan dilakukan serentak dengan mengacu data yang sudah kita terima dari kelurahan masing-masing, dengan total Kepala 3803 Keluarga (KK) penerima,” terangnya.

Arsyad memastikan, bantuan untuk warga terdampak Covid-19 di Bombana tersebut diperuntukkan bagi warga yang berada diluar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang selama ini mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial. Dari hasil inventarisir data Dinas Sosial Bombana.

Ia merinci, Pemkab Bomabana memberikan Bantuan Sosial (bansos) yang bersumber dari APBN dan APBD, antara lain bantuan yang bersumber dari Kemensos (1) Program Keluarga Harapan (PKH), (2) Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan (3) Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan (4) bantuan yang bersumber dari Kemendes berupa BLT Dana Desa, Sementara Pemerintah Daerah bombana sendiri memberikan bansos yang bersumber dari APBD, diantaranya (1) Bansos APBD Tunai, (2) Bansos Top Up Sembako/BPNT sebagai tambahan senilai Rp. 600.000/KK. (Arun)

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda