PEDULI ANAK-ANAK PENDERITA COVID-19 PEMDA BOMBANA MENDATANGKAN 7 PSIKOLOG

PEDULI ANAK-ANAK PENDERITA COVID-19 PEMDA BOMBANA MENDATANGKAN 7 PSIKOLOG

Kominfo, DP3A - Dari 67 orang yang terkonfirmasi positif covid-19 di kabupaten bombana, 21 orang di antaranya adalah anak-anak yang berusia dibawah 17 Tahun.  dari jumlah 67, satu diantaranya sudah sembuh sesuai keterangan yang disampaikan Jubir satgas kabupaten, Heriyanto. 

Setelah kurang lebih 2 minggu mereka menjalani karantina di Rusunawa yang terletak di Desa Lantouwa ini tentu akan berpengaruh pada kondisi psikologis mereka. Hal ini lah yang membuat Pemerintah Bombana melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menginisiasi  untuk mendatangkan 7 orang psikolog guna melakukan pendampingan terhadap anak-anak yang terkonfirmasi positif tersebut. 

OPD yang dikomandoi oleh Dra. Hj. Sitti Sapiah, MM ini merasa terpanggil untuk mengajak psikolog dalam membantu menangani kondisi psikologis anak-anak ini disamping merupakan tugas dan tanggungjawab sebagai OPD yang mengurusi perlindungan anak di kabupaten Bombana juga karena keprihatinan akan kondisi psikologis mereka.

Kegiatan pendampingan oleh Himpunan Psikolog Indonesia (HIMPSI) wilayah Sulawesi Tenggara dipimpinan oleh Ayub Djafar S. Psi., M. Psi., selaku ketua HIMPSI Sultra bersama 6 orang psikolog lainnya bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada anak-anak yang terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Bombana. 

Kegiatan ini diharapkan dapat membantu mereka (anak-anak. Red) agar bisa mengatasi masalah yang dihadapi dan mungkin dapat mempengaruhi kondisi psikologis mereka."ucap ketua HIMPSI

Sementara ditempat terpisah kepala DP3A Dra. Hj. Sitti Sapiah, MM menyampaikan bahwa “kegiatan ini kami coba inisiasi dan mendapat respon positif dari bapak bupati sebagai ketua satgas, beliau sangat support karena menurut pak bupati pendampingan ini adalah hal penting, anak-anak sangat membutuhkan dukungan psikologis mengingat mereka dikarantina tidak bisa keluar, terbatas gerakannya sehingga bisa menimbulkan kejenuhan dan dampak psikologis lainnya” jelasnya.
      
Kegiatan ini dimulai pada hari minggu dengan melakukan kunjungan ke Rusunawa guna pengawatan awal, dan akan berakhir pada selasa 19 Mei 2020. Dalam pelaksanaan kegiatan ini Tim dari HIMPSI didampingi oleh Satgas Kabupaten dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama PMI Kab. Bombana.

Kegiatan ini mendapat respon yang baik dari para anak-anak yang mendapatkan pendampingan tersebut. Hal ini terlihat dari keseriusan dan semangat serta antusias mereka dalam mengikuti kegiatan demi kegiatan yang diberikan. Mereka begitu tampak gembira dan bahagia mengikuti kegiatan tersebut karena selain materi mereka pun diberikan permainan./(Tamran)

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda