Cegah Penyebaran Covid-19, Dinas Pariwisata Gelar Inovasi Daerah Dengan Cara New Normal

Cegah Penyebaran Covid-19, Dinas Pariwisata Gelar Inovasi Daerah Dengan Cara New Normal

Kominfo, Dinas Pariwisata - Untuk mengembangkan skala Prioritas pembangunan dengan cara Inovasi Daerah, olehnya itu dilakukannya sistem Penerapan New Normal pada sektor perhotelan dan Restoran. Yang lebih utama adalah untuk meminimalisir penyebaran

Covid-19 bagi semua pihak yang terlibat dalam sektor perhotelan.

Untuk meminimalisir hal itu dengan cara melakukan penerimaan
tamu atau pelanggan sesuai standar protoKol kesehatan Covid-19 agar semua yang terlibat tetap merasa
nyaman, aman dan sehat. Hal ini diungkapkan Kadis Pariwisata Janariah, .S.Sos.,M.Si

Kata Janariah, " Dengan menerapkan inovasi New Normal sektor perhotelan ini adalah agar sektor perhotelan dapat
beroperasi sebagaimana mestinya dan semua pihak yang terlibat disektor ini dapat kembali pada rutinitas dan produktif serta peningkatan realisasi pertumbuhan ekonomi dapat di optimalkan. " Sedangkan untuk sektor tempat wisata dalam hal ini tempat wisata buatan sebagai pedoman bagi
pelaku pariwisata dan wisatawan untuk mencegah penularan virus corona."Ungkapnya saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Kamis, 18/6/2020

Untuk itu Janariah menuturkan, bahwa "Protokol Covid-19 ini lebih
fokus pada kesehatan, kebersihan, dan mengurangi kontak fisik demi pengalaman berwisata yang
aman. Sehingga Adaptasi kebiasaan baru disektor tempat wisata bertujuan untuk memberika tatanan kebiasaan
baru di tengah masyarakat khususnya dilingkungan destinasi wisata sehingga masyarakat dapat tetap beraktifitas menikmati berbagai tempat wisata.

Lebih jauh ia menjelaskan, Semua komponen yang ada ditempat wisata baik berkaitan dengan SDM maupun sarana penunjang. termasuk kenyamanan wisatawan dilakukan upaya mencegah penyebaran virus Corona dengan ketat, selain itu untuk menginformasikan kepada masyarakat bahwa mengunjungi destinasi wisata Laponu-ponu di Kabupaten Bombana tetap vokus terhadap kesehatan, jaga jarak, kurangi kontak Fisik dengan orang lain agar terhindar dari kekhawatiran penyebaran Covid-19."katanya.

Andi Baso, SE mengungkapkan bahwa, untuk menghindari penyebaran Virus tersebut olehnya itu Memberikan aturan dalam bentuk protokol, yang mengacu pada tatanan normal baru dalam menjalankan kegiatan disektor perhotelan dan
restoran.

"Jadi untuk Pengembangan Inovasi ini, diterapkan untuk semua kalangan  sehingga berbagai aktivitas dapat dilakukan dengan baik, "tuturnya.

Olehnya itu Sekretaris Dinas Pariwisata mengharapkan untuk Kembali berputarnya roda perekonomian serta mengurangi resiko paparan Covid-19 bagi semua pihak yang berinteraksi dalam sektor restoran, yaitu dengan tetap menjalani tatanan normal baru tersebut."pintanya.

Mantan Kabag Umum Sekretariat DPRD menambahkan, untuk Mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi di sektor restoran yaitu dengan memberikan pelayanan optimal terhadap pengunjung restoran sehingga dapat berinteraksi dengan baik dan lancar, serta menumbuhkan kesadaran bagi pengelola restoran dan pelanggan untuk melayani pengunjung sesuai dengan protokol Covid-19. demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi semua pihak yang ada atau yang terlibat di sektor pengunjung restoran serta sektor pelayanan Restoran."tutupnya.

Laporan : Hardiansyah
Sumber : Dinas Pariwisata Bombana

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda