Giat Penanganan Covid-19, Bidang Koperasi Perindagkop Bombana Melakukan Monev UMKM

Giat Penanganan Covid-19, Bidang Koperasi Perindagkop Bombana Melakukan Monev UMKM

Kominfo, Perindagkop - Pemda Kabupaten Bombana terus malakukan pembenahan di masa pandemic Covid-19 ini, tidak ketinggalan UMKM yang ada di wilayah kabupaten bombana yang selalu giat melakukan Inovasi untuk kepentingan daerah Bombana ini.

Salah satu upaya Dinas Perindagkop dan UMKM kab. Bombana untuk mengangkat nama baik daerah dengan cara berinovasi, kini dinas yang dimotori oleh Asis Fair ini, menugaskan Lima  orang Staf Bidang Koperasi dan UKM untuk melakukan Monitoring dan Evaluasi terhadap UMKM-UMKM yang ada di wilayah Poleang Barat khususnya Desa Ranokomea. Dimana Kegiatan monev ini dilaksanakan pada Rabu, 17 Juni 2020 tepatnya diminggu lalu

Saat ditemui di Lokasi Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Bapak Abdullah bersama istrinya Ibu Darsia Pemilik Usaha Effilia Roti tengah pada saat melakukan kegiatan produksi.

Di konfirmasi melalui telepon seluler, ibu Darsia mengatakan bahwa pada masa sebelum pandemic ini penjualan bisa mencapai 1000 bungkus perhari, namun sekarang paling banyak jika laku 800 bungkus perharinya. 

Istri dari Bapak Abdullah menjelaskan, penjualan di lakukan dengan cara reseller, roti hasil produksi tersebut di titipkan Kepada warung-warung kecil yang tersebar di Poleang Barat tentu dengan margin harga yang telah di sepakati, " kata Darsia saat memberi penjelasan kepada tim monev perindagkop

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Koperasi MUH. RUSLEMDA, SE mengatakan bahwa Sebelumnya Usaha Roti Effilia ini memang telah mendapat bantuan modal dari pusat, "makanya kami datang untuk melihat perkembangan usaha tersebut dan memang usaha ini secara garis besar mengalami perkembangan, hanya kami lihat masih memerlukan bantuan alat yang cukup memadai untuk lebih meningkatkan usaha usaha ini.

SURIT SUTRAZZAF, ST yang ikut serta dalam kegiatan tersebut mengungkapkan, yang paling di butuhkan saat ini adalah Mixxer dan oven yang lebih besar kapasitasnya jika ingin meningkatkan hasil produksinya, "kata Sutrazzaf

Hal ini diungkapkan Lebih lanjut oleh Kepala bidang Koperasi, Ruslemda, SE "agar dalam proses produksi dan pemasaran baik diluar tempat atau didalam, selalu menggunakan Protokol Kesehatan Sesuai SOP Covid-19 utamanya pada penggunakan masker dan yang lebih Septi lagi adalah penggunakan sarung tangan."tuturnya.

Laporan : Rahman R
Sumber : Dinas Perindagkop
 

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda