Rencana Pembangunan Jalan Strategi Poros Poleang - Lantari, Mulai di Rintis

Rencana Pembangunan Jalan Strategi Poros Poleang - Lantari, Mulai di Rintis

Kominfo, Poleang Tengah - Pemerintah Kecamatan Poleang Tengah menggelar Kegiatan dalam rangka Pembahasan Rencana Pembangunan Jalan Strategi antara Poros Poleang dan Lantari (Polari), Kini Pihak Pemerintah Daerah tengah merintis Pembangunan Jalan tersebut, dimana kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Camat Poleang Tengah, Minggu (05/07/2020) 

Dalam pelaksanaan Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Bombana, H. Tafdil, Ketua TP. PKK Kabupaten, Hj. Andi Nirwana Sebbu, Kadis Lingkungan Hidup, Camat Poleang Tengah, Camat Poleang Selatan, Kepala Desa Paria, Kepala Desa Poleonro, Wakapolsek Poleang, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Untuk diketahui secara pasti, bahwa Rencana Pembangunan Jalan Poros Strategi ini dihadirkan pula warga Poleang Tengah sebanyak (26 orang) dan warga Poleang Selatan sebanyak (16 orang). warga tersebut merupakan para pemilik lahan, yang mana lahan mereka masuk dalam titik koordinat dalam rencana pembangunan jalan strategi Poros Poleang - Lantari tersebut.

Bupati Bombana, H. Tafdil, saat menghadiri Kegiatan ini mengatakan bahwa, warga sekiranya bisa memberi kejelasan tentang kesepakatan terhadap lahan masing-masing. Sehingga dikemudian hari tidak terjadi indikasi yang saling menyalahkan atau saling dirugikan.

Tafdil menjelaskan tentang lahan yang ada akan diberi harga terhadap tanaman yang ada didalamnya, namun dalam istilah "Tanam Tumbuh" artinya jika tumbuh dengan sendirinya tanpa ditanam, maka tidak akan dihitung untuk diberi harga. "Kata Bupati saat menyampaikan sambutan di kantor kecamatan poleang tengah, Minggu, 5/7

Sesuai informasi yang dihimpun melalui Admin Kecamatan, bahwa Rencana pembangunan jalan tersebut dibutuhkan lebar sekitar 20 meter. 

Sejalan dengan kegiatan ini, Salah satu warga yang mengungkapkan kalau ia sendiri seolah-olah blum setuju atas cara pemerintah terkait istilah "Tanam Tumbuh" sebab yang ia inginkan lahan mereka harganya dihitung per meter bukan per tanaman yang ada didalam lahan mereka.

Adapun langkah selanjutnya Setelah diperoleh kesepakatan dengan warga, maka Pihak Pemerintah Daerah juga akan mengundang Pihak Perusahaan untuk dilakukan Pertemuan dan mengkoordinasikan dengan pihak PT. Jhonlin Batu Mandiri dimana  Pembangunan jalan yang direncanakan juga berhubungan dengan perusahaan tersebut.

Laporan : Satriana
Sumber : Kec. Poleang Tengah

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda