DLH Bombana, Gelar Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen AMDAL Bersama PT. MKM

DLH Bombana, Gelar Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen AMDAL Bersama PT. MKM

Rumbia

Kominfo, DLH _ PT. Margo Karya Mandiri menggelar Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) kegiatan Penambangan Bijih Nikel di Kecamatan Kabaena Selatan Kabupaten Bombana, Sabtu (18/07/2020) di Kantor Pertemuan Desa Batuawu.

Hadir dalam acara tersebut antara lain perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bombana, Camat Kabaena Selatan, dari unsur Desa yaitu Kepala Desa Batuawu, Babinkamtibmas, Babinsa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), LSM serta tokoh masyarakat Desa Batuawu. 

Menurut Kadis Lingkungan Hidup dalam hal ini di wakili oleh Kepala Sub Bidang Penegakan Hukum Lingkungan, Ridwan, SE, konsultasi publik untuk Amdal ini dilakukan untuk menampung saran dan masukan dari masyarakat, sebagai bahan penyusunan dokumen Amdal. 
“PT. Margo Karya Mandiri selaku pemrakarsa sebelumnya telah memiliki Amdal dan Izin Lingkungan pada Tahun 2010, tetapi PT. Margo Karya Mandiri tidak melakukan aktivitas selama 3 Tahun berturut-turut, maka sesuai PP 27 Tahun 2012 Pasal 50 huruf e “tidak dilaksanakan rencana usaha dan/atau kegiatan dalam jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak diterbitkan izin lingkungan.

oleh karena itu, PT. Margo Karya Mandiri wajib melakukan Amdal ulang. Selanjutnya Pemrakarsa bersama Konsultan membuat permohonan untuk melakukan penyusunan dokumen Amdal baru beserta fasilitas pendukungnya, "kata Ridwan. 

Camat Kabaena Selatan Drs. Samsul Hidayat saat membuka konsultasi publik berharap, dalam penyusunan dokumen Amdal yang baru ini hendaknya dilaksanakan dengan baik. Itulah sebabnya dilibatkan masyarakat melalui konsultasi publik, guna mendapatkan saran dan masukan dari masyarakat lingkar tambang di Kecamatan Kabaena Selatan khususnya Desa Batuawu. 

Samsul berharap dalam penyusunan Amdal ini, hendaknya memperhatikan kehidupan masyarakat Kecamatan Kabaena Selatan khususnya Desa yang berada di sekitar areal pertambangan yang sumber kehidupannya diandalkan dari berkebun dan melaut. 

"Ituah sebabnya masyarakat yang tinggal di sekitar areal pertambangan supaya kehidupannya tidak terganggu, "pintanya.

Adapun Romandar selaku KTT mewakili  PT. Margo Karya Mandiri mengungkapkan, penyusunan Amdal bertujuan supaya semua yang dilakukan di Kecamatan Kabaena Selatan, terintegrasi semua. 

Sementara konsultan sebagai Team Leader Penyusunan Amdal Jahidin menyampaikan bahwa dalam penyusunan Amdal dapat memenuhi harapan masyarakat dan pemerintah, sebab melalui Amdal semuanya terintegrasi mulai dari pertambangan dan fasilitas pendukungnya dengan kajian aspek lingkungan.

Dalam paparannya, Tim Leader menyampaikan tujuan penyusunan Amdal yaitu Mengidentifikasi kegiatan-kegiatan yang diperkirakan akan menimbulkan dampak penting bagi lingkungan hidup,
Mengidentifikasi komponen-komponen lingkungan yang akan terkena dampak,
Memprakirakan dan mengevaluasi dampak penting yang terjadi, dan
Merumuskan Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL)

Menurut Jahidin, konsultasi publik ini merupakan awal dari penyusunan dokumen Amdal. Konsultan nantinya akan turun memantau dan mewawancarai masyarakat, termasuk potensi dampak yang timbul akibat kegiatan proyek ini akan menjadi perhatian dalam penyusunan Amdal.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mengemukakan saran dan masukannya, salah satunya dengan mempekerjakan tenaga lokal. Namun harapan dari masyarakat Kecamatan Kabaena Selatan khususnya masyarakat Desa Batuawu apa yang ada dalam dokumen Amdal dilaksanakan dengan benar dan baik, bukan hanya semata dalam bentuk dokumen.

Laporan : Sinandar
Sumber : Dinas Lingkungan Hidup

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda