Optimalisai Pengelolaan Anggaran, Balitbang Gelar Seminar

Optimalisai Pengelolaan Anggaran, Balitbang Gelar Seminar

Kominfo, Balitbang - Seminar Analisis Standar satuan Barang (ASB) dan Analisis Standar Satuan Harga (ASH) yang dilaksanakan oleh Badan penelitian dan Pengembangan Kabupaten Bombana bekerja sama dengan lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM-UHO) Kendari, dihardiri oleh oleh Sekretaris Kabupaten Bombana, Asisten, Kepala OPD dan kepala Sub. Bagian Perencanaan dan Keuangan  OPD. Seminar ini dilaksanakan di ruang rapat lantai 1 Kantor Bupati Bombana, dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana. Jumat, (24/7)

Analisis Standar Belanja (ASB) adalah standar untuk menganalisis anggaran belanja yang digunakan dalam suatu program atau kegiatan untuk menghasilkan tingkat pelayanan tertentu dan kewajaran biaya di unit kerja dalam satu tahun anggaran. ASB merupakan salah satu komponen yang harus dikembangkan sebagai dasar pengukuran kinerja keuangan dalam penyusunan APBD dengan pendekatan kinerja. 

Analisis Standar Harga (ASH) adalah standar Satuan harga barang dan Jasa tertinggi yang diperlukan oleh pemerintah dalam pengelolaan anggaran menurut jenis, spesifikasi dalam satu periode tertentu. 

Adapun Dasar Hukum ASB ini adalah peraturan Pemerintah No. 105 Tahun 2000 tentang pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Pasal 20 ayat 2, UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah pasal 167 ayat 3, UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, PP 58 Tahun 2005 Pasar 39 Ayat 2 tentang Penysusunan Anggaran berdasarkan Prestasi Kerja dilakukan berdasarkan apain kinerja, indicator kinerja,  analisis standar belanja standar satuan harga dan standar pelayanan minimal, permendagri 13 tahun 2006 Pasal 89 Huruf e tentang Dokumen sebagai lampiran meliputi KUA, PPA, kode rekening APBD, format RKA OPD, analisis standar belanja, dan standar satuan harga.

Dr. Husin, SE., M.Si sebagai pemateri pada seminar ini mengatakan bahwa ASH sebagai pedoman dalam menyususn Rencana dan Anggaran (RKA) dan Daftar Kegiatan dan Anggaran (DPA); sebagai pedoman dalam menyusun rencana kebutuhan Barang Milik Daerah dan Daftar Kebutuhan Barang Milik Daerah; Mempermudah untuk meneliti dan mengevaluasi Rencana Kebutuhan Barang Milik Daerah dan daftar Kebutuhan Barang Milik Daerah; memudahkan dan mempercepat proses penysusunan RKA, DPA, rencana Anggaran biaya dan Harga perkiraan Sendiri (HPS); meningkatkan efesiensi dan efektifitas dalam menggunakan  anggaran belanja daerah dengan cara menghindari kebocoran dan keborosan dalam proses pengadaan barang/jasa; meningkatkan kinerja pemerintah dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi khususnya dalam evaluasi penysusunan perencanaan dan penentuan kebutuhan.

Senada hal itu, Ketua Tim ASB dari LPPM-UHO, Prof Dr. Nurwati, SE., M.Si sebagai pemateri pada seminar ini mengatakan bahwa ASB adalah standar yang digunakan untuk menganalisis kewajaran beban kerja atau biaya setiap program atau kegiatan yang akan dilaksanakan oleh suatu satuan Kerja dalam satu tahun, berisikan analisis beban kerja dan analisis  analisis beban kerja merupakan analisisi kebutuhan jenis, kualitas dan kunatitas sumber daya yang dibutuhkan dalam satu kegiatan tertentu, mendorong penetapan biaya dan pengalokasian anggaran kepada setiap aktivitas unit kerja menjadi lebih logis dan mendorong dicapainya efesiensi secara terus-menerus karena adanya perbandingan (benchmarking) biaya per unit setiap output dan diperoleh praktek-peraktek terbaik (best practices) dalam desain aktivitas”.

Hasil dari ASB dan ASH ini sangat di butuhkan oleh perencana-perencana dalam mendudung pengelolaan anggaran agar angaran yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Bombana efesien dan efektif. Efektif adalah cara untuk mencapai suatu tujuan dengan penggunaan sumber daya yang minimal namun hasil maksimal. Sumber daya diolah dengan bijak dan hemat sehingga uang, waktu dan tenaga tidak banyak terbuang sedangkan efektif adalah adalah cara mencapai suatu tujuan dengan pemilihan cara yang benar dari beberapa alternatif, kemudian mengimplimentasikan pekerjaan dengan tepat dan waktu yang cepat.

Laporan : Sukardi

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda