BUPATI BOMBANA BERANGKATKAN MISI KEMANUSIAAN KE PALU SULTENG

SHARE:
  •  
  • 40
  •  
  •  
  •  

RUMBIA, Kominfo
Bupati Bombana H. Tafdil, SE.,MM, Rabu (10/10) melepas 24 orang relawan dari Kabupaten Bombana yang tergabung dalam tim reaksi cepat. untuk misi kemanusiaan di Provinsi Sulawesi Tengah. Tim yang tergabung dalam reaksi cepat itu terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) 13 orang, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bombana 9 orang, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) 2 orang dengan total 24 Orang.
Misi kemanusiaan ini akan bertugas selama 7 hari dan berada di Sulawesi Tengah untuk melakukan tugas memobilisasi bantuan logistik, Membantu mengevakuasi korban bencana dan tugas lainnya yang diberikan oleh koordinator lapangan.
Menurut Bupati Bombana, misi kemanusiaan yang dilepas hari ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana dan warga terhadap bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Provinsi Sulawesi tengah. “Penderitaan dan duka yang dialami saudara-saudara kita di Palu, merupakan duka kita semua” ujarnya.

Sambutan Bupati sebelum keberangkatan relawan Tim Reaksi Cepat Kabupaten Bombana

Bantuan yang dihimpun dari pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bombana diberangkatkan dengan menggunakan fasilitas jalur laut dengan menggunakan Kapal Laut KLM Ilham Jaya dan ditempuh perjalanan selama kurang lebih 5 hari.
Informasi yang dihimpun Kominfos, hasil penggalangan bantuan bencana untuk korban gempa tsunami Palu, Sigi, dan Donggala Sulawesi Tengah selama 9 hari. Posko utama BPBD kabupaten Bombana berhasil mengumpulkan bantuan 26,150 ton. Posko Petani Peduli Palu yang berlokasi di Dinas Pertanian kabupaten Bombana sebanyak 15,21 ton, Posko Peduli bencana PMI Kabupaten Bombana sebanyak 15,90 ton. Posko Peduli bencana KNPI Kabupaten Bombana sebanyak 6,11 ton. dengan total 63,38 ton.

Proses pemuatan barang bantuan logistik kedalam kapal laut KLM Ilham Jaya

Jenis bantuan terdiri dari, beras, pakain layak pakai, air mineral, mie instan, perlengkapan dan makanan bayi, perlengkapan mandi, perlengakapan wanita, selimut, tikar, terpal, makanan ringan, obat-obatan, minyak goreng, makanan siap saji dan pakaian sekolah.
Bantuan sejumlah itu bersumber dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kabupaten Bombana, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa dan Kelurahan, organisasi, perbankan, pelaku usaha, Lembaga Pendidikan, instansi vertikal Polres dan Polsek, Forum Masyarakat Bombana Bersatu (FMBB), Tapol Motor Club, Masyarakat Umum, dan Para Stakeholder Peduli Bencana Sulawesi Tengah.
Sementara itu, posko bencana Dinas Pertanian Kabupaten Bombana melaporkan, pihaknya mengumpulkan sebanyak 8 ton beras yang disumbangkan kelompok tani wilayah Poleang, Poleang Utara, Rarowatu, Rarowatu Utara, Kecamatan Lantari Jaya dan Rumbia. Sedangkan Dinas Pertanian sendiri bersama staf menyumbangkan 500 dos air mineral, 15 karung pakaian layak pakai, 115 mie instan serta snack dan minuman.
Kadis Pertanian Hj. Andi Nuralam, mengharapkan bantuan dari kelompok tani dan staf dimaksudkan untuk meringankan beban yang dialami saudara-saudara kita yang berada di Palu dan sekitarnya yang terkena dampak bencana.

Penulis: Tim Kominfos
Editor : Anton Ferdinan