BUPATI BOMBANA TUNJUK 15 OPD SEBAGAI “PUJA INDAH”

SHARE:
  •  
  • 15
  •  
  •  
  •  

Rumbia, Komifos.

Sebagai tindak lanjut hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kelitbangan antara Pemerintah Daerah dengan Kemendagri di Jakarta tanggal 7 – 8 Mei 2018 Lalu, Bupati Bombana H. Tafdil, SE.MM. menunjuk 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai pelaksana Program Percontohan Penerapan Inovasi Daerah (PPID) melalui Pusat Jejaring Inovasi Daerah (PUJA INDAH) di Kabupaten Bombana. Hal itu diungkapkan H. Andi Idris, SP. Kepala Dinas Komunikasi ,Informatika dan Statistik Kabupaten Bombana.

Ditemui diruang kerjanya Senin (6/8) Mantan Sekeretaris Bappeda Kabupaten Bombana ini memaparkan sesuai Surat Keputusan Bupati Nomor : 193 Tahun 2018 tentang Penunjukan Perangkat Daerah sebagai Pelaksana Program Percontohan Penerapan Inovasi Daerah Melalui Pusat Jejaring Inovasi Daerah di Kabupaten Bombana disebutkan bahwa Perangkat Daerah yang ditunjuk sebagai pelaksana Program Percontohan Penerapan Inovasi Daerah mempunyai dua tugas utama.

Adapun dua tugas yang harus dilaksanakan (1) melaksanakan inovasi sesuai dengan jenis inovasi yang telah ditetapkan dalam Keputusan Bupati Bombana Nomor : 193 Tahun 2018. (2) membuat terobosan dengan mereplikasi hasil inovasi yang telah ada sehingga dapat dipergunakan dalam peningkatan pelayanan publik, perbaikan tata kelola pemerintahan dan peningkatan daya saing Daerah Kabupaten Bombana.

Kadis Kominfos, H. Andi Idris, SP

H. Andi Idris, SP menambahkan, Sekarang semua komunikasi dan pelayanan berbasis elektronik, karena inovasi pelayanan perlu menyesuaikan dengan cara mereplikasi sehingga bisa melahiran inovasi dalam tata kelola pemerintahan dan inovasi layanan publik.

Dicontohkan, Inovasi yang diharapkan Bupati Bombana pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan misalanya, perlu keterlibatan orang tua, masyarakat dan sekolah dalam proses pendidikan di sekolah sehingga perlu menggunakan aplikasi e-pintar.

Begitu pula inovasi pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Jenis inovasi yang diharapkan yakni mempercepat proses layanan perizinan dan non perizinan dengan aplikasi e-Tracking. Sementara itu pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil inovasi yang diharapkan adalah Menyediakan jembatan layanan kependudukan dan catatan sipil yang dikelola secara nasional oleh Kementerian Dalam Negeri dengan aplikasi e-minduk.

H. Andi Idris, SP menuturkan, sesuai intruksi Bupati Bombana H. Tafdil, SE.MM dengan ditetapkannya Kabupaten Bombana sebagai salah satu daerah otonom yang ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri untuk menjadi Daerah Percontohan Penerapan Inovasi Daerah (PPID) melalui Pusat Jejaring inovasi Daerah (PUJA INDAH), perlu melaksanakan dan mensinergikan langkah-langkah kerja untuk mengimplementasikan Program Daerah Percontohan Penerapan Inovasi Daerah.

Penulis: Tim Kominfos
Editor : Anton Ferdinan.