DUKCAPIL AKAN MENARIK 5000 LEMBAR DOKUMEN KEPENDUDUKAN

SHARE:
  •  
  • 68
  •  
  •  
  •  

Rumbia, Kominfos.

Dinas Kependududukan dan Pencatatatan Sipil Kabupaten Bombana akan menarik sebanyak 5000 lembar dokumen kependudukan yang dinilai cacat dalam penerbitannya. Hal itu ditegaskan Firdaus, S.Pd. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bombana setelah melakukan koordinasi di Provinsi Sulawesi Tenggara sehari setelah dilantik di Pendopo Rujab Bupati Bombana 28 Juni Lalu.

Ditemui Kominfos, di ruang kerjanya (4/7) Firdaus, S.Pd. memaparkan terkait dengan percepatan dan pelayanan administrasi kependudukan dan catatan sipil di Kabupaten Bombana, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak terkait di Provinsi dan Jakarta guna memastikan agar pelayanan dokumen kependudukan segera dapat dilakukan.

Setelah melakukan konsultasi, terkait permasalahan internal yang terjadi di Dinas Dukcapil, Firdaus meminta perhatian dan kerjasama semua pihak mulai dari Kepala Desa, Camat dan pemangku kepentingan lainnya untuk membantu dalam pelaksanaan tertib administrasi kependudukan di Wonua Bombana.

Menyikapi adanya polemik yang terjadi terkait dengan dokumen kependudukan yang diterbitkan sebelum dirinya mendapat tugas sebagai Kepala Dinas di lembaga semi vertikal itu, Firdaus menegaskan agar warga Kabupaten Bombana tidak perlu risau karena semua akan diselesaikan secara bertahap.

“Bagi masyarakat yang telah mengantongi dokumen kependudukan yang terdapat tandatangan Kadis Lama ( Ir. Hj. Andi Nuralam-red) berupa dokumen Kartu Keluarga (KK) Akta Kematian, Akta Kelahiran (AK) yang jumlahnya sekitar 5000 lembar kami akan tarik. Dan kita gunakan sistem jemput bola“ Ujarnya.

Untuk memudahkan dalam proses penggantian, pihaknya telah membicarakan mekanisme yang akan ditempuh dan akan dibahas bersama pemangku kepentingan lainnya sehingga proses penggantiannya berjalan lancar. Dasar penarikan dokumen kependudukan yang “cacat” itu suratnya sudah ada di Dinas Dukcapil Provinsi Sulawesi Tenggara, dan saat ini sedang disiapkan untuk ditindaklanjuti sampai ke Pemerintahan Kecamatan dan Desa” Firdaus, juga meminta jika ada warga yang memiliki dokumen kepedudukan dengan tandatatangan seperti yang dimaksud diatas, dihimbau agar segera mengantar ke Dinas Kependudukan Catatan Sipil Kab. Bombana untuk diterbitkan kembali. (Penulis: Billa Editor: Anton Ferdinan/Endi)