JALAN MENUJU MATAOLEO, DINAS PU BOMBANA TEMPUH LANGKAH “SERIBU”

SHARE:
  •  
  • 90
  •  
  •  
  •  

Rumbia, Kominfos.

Masyarakat Kecamatan Mataoleo Kabupaten Bombana yang selama ini mengeluhkan sulitnya menggunakan sarana transportasi roda dua dan empat karena kondisi jalan yang rusak parah, Kini boleh bernafas lega. Pasalnya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bombana telah mengambil langkah “seribu” untuk menangani persoalan jalan yang ramai diperbincangkan dan dikabarkan disosial media.

Kepala Dinas PU & Tata Ruang Kab. Bombana

Dihubungi melalui telepon seluler, (10/7) Kepala Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Bombana Man Arfah mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendapat perintah langsung dari Bupati Bombana untuk mengambil langkah-langkah agar segera melaksanakan pekerjaan penanganan jalan ke Mataoleo agar tidak berlarut-larut.

Kata Man Arfah, Persoalan jalan menuju Mataoleo yang menjadi urat nadi roda ekonomi masyarakat diwilayah itu, pihaknya telah melakukan koordinasi secara khusus untuk penanganan secepat mungkin agar semua bisa berjalan sesuai prosedur. “ Kami sudah melakukan kordinasi dengan pihak terkait dan semua jajaran di lingkup Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kab. Bombana agar Jalan Poros menuju Mataoleo menjadi perhatian kita semua” Ujarnya.

Kondisi Jalanan sebelum dibenahi

Ditanya Kominfos, Langkah kongkrit yang ditempuh terkait keluhan masyarakat Kecamatan Mataoleo Kabupaten Bombana. Secara diplomatis Man Arfa menuturkan bahwa pihaknya telah memobilisasi alat berat ke lokasi dan telah melakukan perbaikan pada hari minggu kemarin (8/7). Material lumpur yang ada di badan jalan sudah dibuang dan telah dipadatkan.

Proses pembuangan material lumpur & pemadatanbadan jalan
Proses Pengupasan Lumpur

Secara terpisah, ditemui diruang kerjanya (11/7) Abd. Rahmat Zainuddin Tahyas, ST.,MT. Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bombana membenarkan kalau perintah penanganan jalan ke Mataoleo menjadi perhatian serius Dinas PU & Tata Ruang Kabupaten Bombana. “Kami sudah melakukan pekerjaan dan telah membenahi beberapa titik segmen yang kondisinya sangat parah dan berlumpur.

Sekretaris Dinas PU & Tata Ruang Kab. Bombana selaku PPK Bidang Bina Marga

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Bina Marga Dinas PU dan Tata Ruang ini menuturkan, Karena kondisi alam faktor cuaca dan tingginya curah hujan saat itu sehingga alat berat belum bisa dimobilisasi untuk menggusur lumpur yang ada dibadan jalan. Meski demikian tidak berarti aktifitas di lapangan terhenti, karena Ada beberapa segmen yang sudah dibenahi. Bangunan pelengkapnya berupa pekerjaan Talud dan Deuker tetap berjalan.

“Jadi bukan tidak menjadi perhatian hanya karena memang faktor curah hujan yang begitu tinggi sehingga tidak bisa pekerjaan jalan berlangsung. Karena kalau kita paksakan alat berat di mobilisasi pada saat hujan, ban dari alat berat itu akan merusak badan jalan itu sendiri. Jadi untuk perbaikan badan jalan tentu harus menunggu cuaca panas dan kering, agar tidak menambah kerusakan jalan. Kami tegaskan sekali lagi kita tidak ada maksud sedikit pun untuk menyusahkan masyarakat Mataoleo khususnya warga di Desa Lampata, Tapuahi, Batu Sempe dan Lora. Akan tetapi ini benar-benar karena faktor cuaca akibat tingginya curah hujan.” Ujarnya

Abd. Rahmat, yang juga mantan Kabid Tata Ruang Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Bombana ini, meminta warga bersabar sedikit. Alat berat berupa greder, ekskavator, vibro dan lainnya semua sudah standby. Dan pihak pelaksana telah dikerahkan ke lokasi.

“Setelah cuaca panas hari minggu kemarin (8/11) telah diperbaiki dan sudah normal serta tidak akan ada lagi kendaraan yang didorong di lokasi itu, kontrak kerja perusahaan pemenang lelang sudah berjalan, perusahaan pemenang lelang memiliki waktu empat bulan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut, kami akan terus mendampingi dan mengawasi proses pekerjaan jalan Kasipute-Lora-Bambaea tersebut agar dapat selesai tepat waktu. “ tegasnya.

Kondisi Jalan Setelah di benahi

Zainal, Ketua Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Moronene (HIPPAMOR) Kendari meminta Pemkab Bombana segera memperbaiki jalan yang diresahakan warga Mataoleo sebagaimana dilansir berita online www.harapansultra.com (30/6) lalu. Kini telah menjadi perhatian Pemda Kabupaten Bombana.

Man Arfa, menambahkan “Pak Bupati Bombana Tafdil, SE. sangat merespon positif aksi masyarakat Mataoleo karena memang jalan merupakan kebutuhan vital sebagai urat nadi ekonomi masyarakat. Hanya harena faktor kondisi alam dan tingginya curah hujan saat itu. Dan kita janji secepatnya ditangani” Ujarnya.

(Penulis: Endi/ Editor: Anton Ferdinan)