JOHAN SALIM MINTA SEMUA PIHAK MENDUKUNG PROGRAM IMUNISASI CAMPAK RUBELLA

SHARE:
  •  
  • 125
  •  
  •  
  •  

RUMBIA, Kominfos
Wakil Bupati Bombana Johan Salim, SP. Meminta semua pihak untuk bersama-sama mendukung program Imunisasi Campak Rubella atau penyakit kecacatan yang disebabkan oleh infeksi Rubella saat kehamilan. Hal itu ditegaskan wakil Bupati Bombana ketika membuka secara resmi pencanangan imunisasi Campak Rubella di Poleang Barat (1/8).

“Saya mengajak para pihak pemangku kepentingan baik itu organisasi masyarakat, tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk berperan aktif dalam rangka mendukung kampanye Imunisasi Rubella untuk mengajak dan mengantar anak-anak kita melakukan imunisasi yang sasarannya anak umur 9 bulan sampai 15 tahun kebawah.” Tegasnya.

Lanjut mantan Anggota DPRD Kabupaten Bombana ini, Untuk mendukung program ini perlu keterlibatan penuh semua pihak. Utamanya organisasi profesi yang fokus pada bidang kesehatan, baik itu organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), dan juga Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), kita harapkan bisa proaktif.

“Sebesar apapun upaya pemerintah kalau tidak ada partisipasi aktif orang tua dan semua pihak, tidak mungkin bisa berjalan dengan baik. Karena imunisasi kali ini sasaranya anak usia 9 bulan sampai anak usia 15 tahun kebawah, jadi harus diantar untuk mendapatkan pelayanan kesehatan imunisasi campak rubella.” Ujarnya.

Sasaran imunisasi campak Rubella di Kabupaten Bombana berjumlah kurang lebih 55.190 anak yang tersebar di 22 kecamatan. “Ini bukan jumlah yang kecil, jadi memang harus proaktif dan penyelenggara perlu menyampaikan jadwal dan tempat pelaksanaannya. Kalau hanya tenaga kesehatan yang bekerja tidak akan bisa mencapai sasaran itu, karenanya perlu didukung oleh semua pihak” tegasnya lagi.

dr. Sunandar Kadis Kesehatan Kabupaten Bombana mengungkapkan, dipilihnya Kecamatan Poelang Barat sebagai pusat pencananangan kampanye Imunisasi MR, karena wilayah Kecamatan Poleang Barat dari tahun-tahun sebelumnya tidak ditemukan kasus campak dan Poleang Barat dinyatakan bebas campak Rubella oleh karena itu dicanangkan di wilayah Ini.

Kata dr. Sunandar, di Kabupaten Bombana , Imunisasi MR pada bulan Angustus 2018 akan dilaksanakan diseluruh sekolah yang terdiri dari sekolah SD/MI/Sederajat, SLB dan SMP/MTS/sederajat dan SMPLB. Selanjutnya pada bulan September 2018 akan dilaksanakan di Posyandu-posyandu, polindes, poskesdes, puskesmas pembantu, puskesmas, dan pos imunisasi lainnya “Imunisasi MR ini diberikan tanpa mempertimbangkan satutus imunisasi sebelumnya. Imunisasi MR ini bersifat wajib dan tidak memerlukan ijin tertulis” tegasnya.

Juntas, SP. Anggota DPRD Kabupaten Bombana menyambut baik dengan adanya kampaye Rubella.Karena itu informasi kepada masyarakat melalui pemberitahuan kepada tokoh-tokoh masyarakat agar mengantar anaknya untuk diimunisasi perlu ditindaklunjuti. “Kami sangat mendukung langkah ini agar anak-anak kita terbebas dari penyakit campak. kegiatan semacam ini menguntungkan anak-anak untuk menangkal penyakit campak Rubella, sehingga bisa melahirkan generasi yang sehat dan kuat” ujarnya.

Senada dengan itu, Marwa, S.Ag.M.Ag Kepala SMP 12 Poleang menyambut positif Kampanye Imunisasi Rubella.“Kami sangat mendukung dan berterima kasih karena dengan adanya Imunisasi Campak Rubella ini, maka anak-anak didik kita akan menjadi generasi yang sehat dan kuat” Ujarnya.

Penulis: Tim Kominfos
Editor: Anton Ferdinan