KABAR GEMBIRA, TERBAIK PELAPORAN KEUANGAN KADES BAKAL DIGANJAR RP.1,2 M

SHARE:
  •  
  • 3
  •  
  •  
  •  

RUMBIA, Kominfos
Pemerintah Desa se-Kabupaten Bombana mendapat kabar gembira. Melalui rapat koordinasi yang digelar di Lengora Kabaena, Bupati Bombana H. Tafdil bakal mengapresiasi dengan memberikan hadiah Rp.1,2 Miliar terhadap kinerja para kades yang dapat melakukan perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan keuangan terbaik dan tepat waktu.
Hal itu diungkapkan H. Andi Idris, S.P. Kadis Kominfo dan Statistik Kabupaten Bombana mengutip pernyataan Bupati Bombana ketika mengikuti Rapat Koordinasi se-Kabupaten Bombana beberapa waktu lalu (17/10) di Lengora Kecamatan Kabaena Tengah.
“Kabar gembira bagi para Kepala Desa, karena Bupati Bombana telah menyampaikan akan memberikan hadiah berupa anggaran yang fantastis hingga mencapai Rp, 1,2 M setiap tahunnya” Kata Andi Idris.
Hal itu, tentu dimaksudkan untuk memotivasi para kepala desa bersama aparat dan jajarannyan untuk bekerja lebih baik lagi pada tahun-tahun mendatang. Karena mereka akan mendapatkan tunjangan kinerja juga yang rencananya akan diberlakukan mulai tahun 2019, dan dibayarkan setiap bulannya sehingga tidak lagi menggunakan system triwulan. Mereka (para kades-red) dan aparatnya akan digaji bulanan seperti ASN.
Rapat koordinasi yang berlangsung di Desa lengora Pulau Kabaena dalam rangka akselerasi Program Gembira menuju Bombana Sejahtera dijelaskan, tahun 2019 telah dibuat Peraturan Bupati (Perbub) untuk menyisihkan anggaran Dana Desa (DD) 2,5 persen untuk diberikan kepada Kepala Desa yang berprestasi.
“Dana Desa di Kabupaten Bombana bisa mencapai Rp. 60 miliar lebih, bila disispkan 2,5 % itu mencapai Rp. 1,2 miliar. Nah uang itu kemudian kita berikan lagi kepada Pemerintah Desa yang berprestasi dengan ketentuan dan aturan yang telah diberikan” Ujar Kadis mengutip pernyataan Bupati Bombana.
Dipaparkan, dana sebesar Rp.1,2 miliar yang disediakan pertahunnya itu diberikan kepada Pemerintah Desa dengan sejumlah kriteria antara lain memiliki perencanaan yang baik, mempunyai inovasi, transparan dalam pengelolaan anggaran Dana Desa (DD) dan memahami regulasi terkait implementasi Undang-Undang Desa dengan baik.
Penilaian akan terjun langsung di lapangan, sehingga jika ada 5 desa yang dinominasikan sebagai pengelola anggaran terbaik, Maka kelima desa itu akan mendapatkan anggaran dan dibagi dari dana yang telah disiapkan sekitar Rp. 1,2 miliar tadi. (***)

Penulis: Tim Kominfos
Editor: Anton Ferdinan