MAN ARFAH : Rp.17,5 M. UNTUK PENINGKATAN JALAN KASIPUTE-LORA-BAMBAEA.

SHARE:
  •  
  • 173
  •  
  •  
  •  

Rumbia, Kominfos.

Untuk memudahkan akses ke wilayah bagian selatan Kabupaten Bombana tersebut, Pemkab Kabupaten Bombana tahun anggaran 2018 kembali mengalokasikan anggaran sekira Rp. 17,5 Miliar untuk peningkatan jalan Kasipute-Lora-Bambaea. Hal itu diungkapkan Drs. Man Arfah ketika dihubungi melalui telepon seluler senin, 9 Juli 2018.

Anggaran sebesar itu, kata Man Arfah., Sekaligus menjawab keraguan publik khususnya warga Kecamatan Mataoleo, yang ramai diberitakan di sosial media seolah Pemkab Bombana “cuek” dengan wilayah bagian selatan tersebut.

“Pemkab Bombana, belum lama ini, tepatnya (6/7/2018) di demo sejumlah warga dari Mataoleo, menuntut agar jalan penghubung poros Kasipute menuju Lora, Pomontoro, Liano tembus Bambaea agar segera diperbaiki, Padahal pekerjaan tersebut sementara jalan. Hanya saja karena kondisi cuaca saat ini memasuki musim penghujan, tentu pihak kontraktor tidak dapat melakukan aktifitas pekerjaan dulu, Karena cuaca sedang kurang brsahabat” Kata Kadis.

Man Arfa, menambahkan “Bapak Bupati Bombana H. Tafdil, SE., MM sangat merespon positif aksi masyarakat Mataoleo karena memang jalan merupakan kebutuhan vital sebagai urat nadi ekonomi masyarakat. Dan Kita janji secepatnya ditangani” Ujarnya.

Senada dengan Kadis, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Bombana Semuel Kadmae Rubun, ST mengungkapkan, anggaran sebesar Rp.17,5 M. bersumber dari anggaran Dana Alokasi Khusus Penugasan.

Kata Kabid Bina Marga, Poros Kasipute-Lora-Bambaea setiap tahun dianggarakan, karena memang Pemerintah menaruh perhatian besar pada wilayah tersebut yang merupakan jalur lingkar selatan Kabupaten Bombana. Terkait yang diresahkan masyarakat Kecamatan Mataoleo sehubungan dengan jalanan yang berlumpur sebenarnya telah diperbaiki. Tetapi Karena iklim yang kurang bersahabat, curah hujan yang tinggi dan terus menerus makanya proses pekerjaan dihentikan sementara waktu.

Semuel memaparkan, untuk wilayah Poros Kasipute Lora dengan titik nol disekitar Pasar Sentral Kasipute Kabupaten Bombana sudah ada kontraktornya yang mengerjakan paket tersebut. Perusahahaan yang memenangkan proses lelang terbuka yang dilakukan LPSE yaitu PT. Mulia Trans Marga. Kita juga harus memaklumi jika kontraktornya (PT. Mulia Trans Marga –red) belum melanjutkan pekerjaan itu karena faktor cuaca hujan terus menerus tetapi setelah matahari kembali terik pekerjaan segera akan dilanjutkan lagi.

“Sudah action di lapangan dan pekerjaan ini bersegmen 1, 2, 3, 4 dan seterusnya, Artinya tidak seluruhnya dikerjakan dan saat ini baru memasuki segmen 1, 2 dan 3. “Kan kalau terus diperbaiki dan dikerjakan dalam cuaca hujan seperti ini justru akan menguras energi dan buang-buang anggaran. Karena itu mohon masyarakat Mataoleo bersabar”. Pintanya.

Lanjut Semuel, khusus Poros Tabako jalan melingkar, masih bagian pemeliharaan pekerjaan tahun lalu. Jadi sudah dikoordinsikan pihak pelaksana untuk kembali memperbaiki jalan tersebut. Pada prinsipnya bahwa kami juga berterima kasih dengan perhatian warga Mataloeo. “Hanya saja kedepan jika ada hal-hal yang ingin disampaikan tentu mari bersama-sama menempuh cara yang baik dan beretika.” Tegasnya. (Penulis: Endi/Editor: Anton Ferdinan)