MULUSKAN JALAN KABAENA, TAFDIL JAMINKAN ANGGARAN Rp 50 MILIAR

SHARE:
  •  
  • 43
  •  
  •  
  •  

(Sumber :PUBLIKSATU.COM, BOMBANA) –Bupati Bombana H. Tafdil menyiapkan anggaran sekira Rp. 50 miliar untuk memperbaiki jalan poros wilayah pulau Kabaena. Jalan yang menghubungkan antara Kabaena Timur menuju Kabaena Selatan itu mendapat perhatian khusus untuk segera diperbaiki.

Pernyataan itu diungkapkan Tafdil saat memimpin rapat koordinasi antar desa, camat dan jajaran OPD se-kabupaten Bombana yang dihelat di Desa Lengora Kecamatan Kabaena Tengah belum lama ini.

Tafdil menegaskan canangan pengaspalan jalan itu, sudah teragenda khusus dan eksennya tinggal menunggu kucuran anggaran. “Kita sudah porsikan ini secara khusus, sekitar 50 miliar. Targetnya untuk memuluskan jalan lingkar di pulau Kabaena,” ujarnya.

Suami Andi Nirwana Itu menjelaskan perbaikan jalan poros Kabaena akan menggunakan aspal beton. “Rencananya begitu, kita akan gunakan aspal beton. Pilihan ini ditempuh, demi menjaga kualitas serta ketahanan jalan untuk poros Kabaena,” pungkasnya.

Bupati dua periode itu mengaku anggaran Rp. 50 miliar itu amat besar. Namun dirinya akan berupaya untuk taktisi, melalui dana pinjaman daerah.

“Memang APBD kita terbatas, tapi bukan berarti kita harus pasrah. Memang banyak anggaran kita tersedot, untuk membangun desa, kelurahan hingga kecamatan lewat dana gembira. Banyak pula anggaran tersedot untuk meningkatkan taraf hidup warga miskin kita melalui program Gembira. Tapi kita juga harus kuat, untuk berjuang benahi infrastruktur seperti jalan, jembatan irigasi dan sebagainya” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati dan DPRD Kabupaten Bombana sudah menyepakati perlunya dana pinjaman pembangunan kepada Kementrian Keuangan RI.

“Dana pinjaman itu, akan kita gunakan untuk peningkatan infrastruktur. Diantaranya, jalan Kabaena, sebagian juga untuk pembangunan rumah sakit, serta untuk pembangunan Pasar,” tutur Tafdil

Pinjaman lalu dilayangkan kepada PT. Sarana Multi Infrastruktur (PT. SMI). Sebuah lembaga keuangan Non-Bank milik BUMN yang bergerak untuk pembiayaan proyek infrastruktur.

Perjalanan dana pinjaman itu, kini sementara proses, menunggu tahapan pencairan. (Dar)