SEKDA BOMBANA BUKA BURSA INOVASI DESA

SHARE:
  •  
  • 8
  •  
  •  
  •  

RUMBIA, Kominfos.
Bupati Bombana H.Tafdil, SE.,MM. meminta para Kepala Desa dan Pendamping Desa agar dapat melahirkan inovasi dan dikembangkan di desa masing-masing sesuai dengan daya dukung dan potensi yang tersedia. Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana Burhanuddin, HS. Noy. SE, M.Si ketika membacakan sambutan tertulis Bupati Bombana dalam acara Bursa Inovasi Desa tingkat Kabupaten Bombana yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Bombana Senin, 24/9/2018.

Mengawali sambutannya, Sekda menyampaikan permohonan maaf Bupati Bombana yang sedianya harus bersama-sama dalam acara bursa inovasi desa namun karena bertepatan dengan menghadiri acara pelantikan 2 pimpinan daerah di Sultra yakni Bupati Konawe dan Walikota Bau-bau sehingga beliau mewakilkan kepada Sekda Bombana.

Sekda Kab.Bombana, H.Burhanuddin.A.HS.Noy, SE.,M.Si

“Dalam kegiatan Bursa Inovasi desa kita harapkan satu desa dapat memilih satu program unggulan yang dapat dilaksanakan dan didukung dengan sumber daya yang tersedia. Silahkan konsultasikan dengan para tenaga ahli pendampingan yang ada. Untuk saling bertukar pikiran sehingga betul-betul bisa mewujudkan satu program unggulan di desanya masing-masing” Kata Sekda.
Ditambahkan, dalam Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, diamanatkan bahwa desa diberi kewenangan yang berskala lokal untuk meningkatkan kesejahteraan warganya dengan memanfaatkan potensi yang ada. Hal ini sesuai dengan nawacita pemerintah pusat membangun Indonesia dari pinggiran.
Sekda mengingatkan para kepala desa untuk lebih berhati-hati dalam mengelola dana desanya, “Laksanakan sesuai petunjuk teknis yang sudah ada, jangan sampai keluar dari juknisnya bisa-bisa merepotkan kepala desa itu sendiri.Dana Desa banyak pihak yang mengawasi.” Urainya.
Dalam merencakan program pembangunan di desa, agar para kepala desa tidak memutuskan sendiri program yang akan dilaksanakan, meskipun itu bentuk inovasi program tapi pelibatan masyarakat sangat penting. Ajak tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda aparat desa, perangkat desa lainnya untuk dimusyawarahkan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Drs. Hasdin Ratta, M.Si. mengapresiasi dan menyampaikan penghargaan kepada tim kerja Bursa Inovasi Desa (BID) yang telah memyiapkan acara Bursa Inovasi Desa dengan segala persiapannya sehingga bisa berjalan sesuai dengan rencana.
Hasdin Ratta memaparkan, Bursa Inovasi Desa merupakan ajang kreatifitas untuk menggali potensi-potensi desa yang dapat diinovasi sesuai dengan potensi dan dukungan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang tersedia di desa.
“Melalui Bursa Inovasi Desa, para pegiat di desa, kepala desa dan masyarakatnya serta pendamping desa ditantang untuk mengembangkan potensi desanya. Hanya dengan disentuh teknologi sederhana sudah bisa melahirkan inovasi yang berdampak luas untuk peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat desa” kata Hasdin.
Yang lebih penting, bagaimana menjaga komitmen Pemerintah Desa untuk mengadopsi dan mereplikasi istilah ATM, (Amati, Tiru dan Modivikasi) sehingga inovasi yang dipelajari dalam kegiatan bursa inovasi desa bisa dikembangkan.
Dalam bilik konsultasi yang telah disiapkan pemerintah desa maupun pendamping desa dapat memilih bentuk inovasi yag dapat direplikasi dan ditiru yang cocok dan sesuai dengan kondisi desa masing-masing.

Penulis: Tim Kominfos
Editor : Anton Ferdinan