20 UNIT TRAKTOR RODA DUA UNTUK KELOMPOK TANI

SHARE:
  •  
  • 25
  •  
  •  
  •  

Rumbia, Kominfos.

Pemerintah Kabupaten Bombana akan menyerahkan sebanyak 20 unit Traktor Roda dua kepada sejumlah kelompok tani yang tersebar di wilayah Kabupaten Bombana. Kepastian penyerahan itu diungkapkan Ir. Muh. Siarah, M.Si. Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Bombana.

Ditemui Kominfo pekan lalu, Muh. Siarah menuturkan, bantuan traktor roda dua untuk kelompok tani itu, diharapkan dapat membantu dalam pengolahan lahan padi sawah petani yang selama ini masih mengalami kendala untuk meningkatkan produksinya yang diakibatkan karena tingginya biaya pengolahan padi sawah yang digarap selama ini.

Pemberian bantuan dimaksud bukan dipertuntukkan secara perorangan tetapi kepada para kelompok tani yang ada di desa. Kelompok tani yang akan difasilitasi adalah mereka terlebih dahulu dikelompokkan yang difasilitasi para penyuluh pertanian di desanya masing-masing, dan telah terdaftar di Simlu (Sistem Informasi Penyuluh Pertanian) aplikasi secara online ini sangat membantu para kelompok tani yang sudah terdaftar untuk memonitoring sejumlah bantuan yang mereka terima.

Kelompok tani yang disebut Calon Petani Calon Lahan (CPCL) ini selanjutnya akan diverifikasi kelompoknya, dengan demikian akan memudahkan dalam mengorganisir para petani sehingga penggunaan bantuan peralatan untuk mengolah sawah yang diserahkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani.

“Jadi mereka nantinya (para petani-red-) harus membentuk kelompok Calon Petani Calon Lahan (CPCL) dan terdaftar dalam Simlu (sistem informasi Penyuluh Pertanian) untuk mengidentifikasi luasan lahan dan jumlah anggota dalam satu kelompok, sehingga pemanfaatan bantuan tersebut betul-betul tepat sasaran.” Kata Siarah.

Kelompok yang memenuhi syarat, setelah diverifikasi selanjutnya Dinas Pertanian Kabupaten Bombana akan menerbitkan Surat Keputusan Penatapan Calon Penerima Bantuan.

Banyaknya bantuan peralatan pertanian yang diserahkan kepada kelompok tani, dinilai selama ini ada ada yang tidak optimal pemanfaatannya karena dalam satu kelompok kurang kompak. “Kedepan tidak boleh lagi ada salah satu anggota kelompok yang mendominasi penggunaan bantuan dari kami” tambahnya.

Kadis Pertanian Ir. Hj. Andi Nuralam, M.PW. ketika ditemui di ruang kerjanya membenarkan rencana penyerahan bantuan tersebut. “ sekarang sedang dalam proses Verifikasi dilapangan oleh tim teknis bersama tim verifikasi Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan dari Provinsi Sulawesi Tenggara. “ Kata Kadis.

Hj, Andi Nuralam, juga menghimbau agar peran serta Pemerintah Desa selaku pengawas dilapangan terus ditingkatkan melalui koordinasi lintas sektor, hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasinya, hal-hal yang tidak diinginkan karena factor kecembruan sosial.

Kata Kadis, yang juga mantan Sekkretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kab. Bombana, “Nantinya setelah bantuan tersebut disalurkan, kami berharap para kelompok tani dapat memanfaatkan bantuan ini agar dapat meningkatkan produksi padi sawah petani yang pada akhirnya dapat pula meningkatkan kesejahteraan masyarakat utamanya petani. “ Jika nantinya ada kelompok tani yang mendapat informasi tidak sesuai dengan mekanisme penyaluran bantuan dan pemanfaatan agar tidak segan-segan melaporkan kepada kami” , Kata Kadis. (Kominfos/Endy/Anton Ferdinan)