BOMBANA TERIMA PENGHARGAAN TERCEPAT PEREKAMAN DATA SE INDONESIA

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  


Ket.Gambar : Bupati Bombana H. Tafdil, SECmenerima penghargaan atas komitmen dan tercepat melaksanakan pelayanan E-KTP se Indonesia dari Kementerian Dalam Negeri di Hotel Sahid Jakarta. ( foto : Awaluddin Madaeng ).

Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana patut berbangga akan prestasi yang diraih melalui program E – KTP  yang sementara ini digalakkan pemerintah pusat sebagai data base kependudukan nasional, pasalnya Pemkab Bombana berhasil meraih peringkat ke tujuh se indonesia sebagai komitmen dan tercepat  tercepat dalam pelayanan E-KTP tahun 2012.  

Dihubungi via seluler, Kepala Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kab. Bombana Drs. Abdul Asiz yang tenga bjerada dijakarta mendampingi Bupati Bombana menerima penghargaan hari ini di hotel grand sahid ( kamis 29/11 ).  dari Kementerian Dalam Negeri Sebagai Daerah Tercepat yang melakukan proses perekaman data menuturkan bahwa apa yang telah diraih bombana tahun ini merupakan hasil dari kerja keras semua pihak yang turut serta mendukung dan mengsosialisasikan penerapan e – KTP dimasyarakat.

Sebagai daerah yang jauh dari pantau pusat  kata Abdul Asiz, dengan adanya penghargaan ini, merupakan salah satu wujud dari komitmen pemerintah daerah kabupaten bombana khususnya Bupati dan Wakil Bupati  dalam mengsukseskan apa yang telah diprogramkan pemerintah pusat, sehinga target yang diberikan oleh pusat bisa terlampaui.

” penghargaan ini merupakan sinyalement bagi pemerintah pusat, walaupun bombana jauh namun hal tersebut tidak menyurutkan niatan pimpinan kami ( bupati, red ) untuk berperan aktif  mengsukseskan program nasional ” ujar Abdul Asiz  

Abdul Asis mengurai selama ini Kabupaten Bombana yang terdiri dari 22 kecamatan dalam proses perekaman data e – KTP, pemerintah pusat hanya memberikan enam alat yang digunakan untk enam kecamatan dengan target dua puluh enam ribu jiwa. sehingga awalnya sempat menyulitkan disdukcapil dalam memperoses perekaman data dimasyarakat yang dikarena banyaknya jumlah penduduk yang wajib KTP.

” makanya kami mengakali dengan meminjam 7 alat dari kabupaten kolaka melalui persetujuan gubernur sehingga pendataan diseluruh wilayah bisa dilaksanakan ” terang Abdul Asiz.  

Informasi yang berhasil dihimpun hingga akhir bulan ini perekaman data yang dilakukan Disdukcapil Kab.Bombana sudah mencapai 62 ribu jiwa atau 238% dari target 26 ribu jiwa.  

” kami harap agar pihak pusat sesegara mungkin merelaisasi kekurangan alat perekaman yang kami miliko,karena tim kami akan segera turun melakukan pendataan ” tambah Abdul Asiz.  

Sementara itu, Bupati Bombana H. Tafdil menuturkan bahwa yang diraih Kabupaten Bombana melalui program elektronik KTP merupakan peran serta dan kerjasama seluruh stack holder khususnya masyarakat yang menyadari betapa pentingnya pendataan kependudukan nasional.  

” penghargaan ini jangan membuat kita puas dan berbangga diri, saya berharap agar penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita, karena masih ada masyarakat yang belum terdata melalui program e-KTP ” kata H. Tafdil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *