PEMKAB BOMBANA BERI PELATIHAN PENYEDIA BARANG DAN JASA

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Ket. Gambar : Bupati Bombana H. Tafdil,SE.,MM membuat pelatihan E-PROCUREMENT barang/Jasa di Kantor Bupati Bombana. ( Foto : Herry ).

Rumbia. Pelatihaan E-Procurement pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana selain membantu pemerintah daaerah dalam pengembangan kualitas Sumber Daya Aparatur di Bidang Pengaadaan Barang dan Jasa, pelatihan tersebut juga diharapkan dapat membantu pemerintah memudahkan melakukan pengendalian dan pengawasan pelaksana kegiatn LPSE secara online, Demikian dikatakan Ketua Panitia Pelaksana Husrifnah Rahim, ST.,M.Si pada pelatihan E- Procurement Pengadaan Baraang dan Jasa baru – Baru ini ( 18/4) di kantor Bupati Bombana yang di hadiri Bupati Bombana, Wakil Bupati Bombana, Kapolres Bombana Pabung 1413 Buton, unsur Pimpinan SKPD dan peserta pelatihan.

Lebih lanjut kata Kabag Pembangunan Setda inin Implementasi proses pengadaan Barang dan Jasa secara elektronik melalui LPSE selain bertujuan menciptakan transparansi pengelolaan anggaran di daerah, peningkatan Kinerja, efektifivitas, efisiensi anggaran menjadi salah satu tujuan utama yang ingin di capai dalam menerapkan sistem lelang melalui dunia elektronik.

” Kegiatan ini kita rencanakan berlangsung selama dua hari ” kata Husrifnah dalam laporannya.

Sementara itu, Bupati Bombana H. Tafdil, SE.,MM yaang membuka kegiatan tersebut mengatakan E- PROC merupakan proses pengadaan. Barang/jasa yang berbasis elektronik dengan memanfaatkan berbagai fasilits tekhnolgi Komunikasi dan informasi yang meliputi pelelangan umum, pra kualifikasi san sourcing dengan modul berbasis website.

” lelang dengan elektronik banyak manfaatnya karena Kita bisa meminimalisir faktor kesalahpahaman dan kecurigaan yang kerap terjadi seperti saat lelang manual dilaksanakan ” kata H. Tafdil dihadapan para Kepala SKPD dan peserta pelatihan tersebut.

Bupati yang menggunakan kacamata ini menambahkan saat ini sesuai Peraturan Bupati Bombana Nomor 4 Tahun 2013 tentang pembentukan Layanan Pengadaan Barang/Jasa, Pemkab sudah menerapkan 100 persen E-PROC untuk paket pekerjaan tahun 2013 dengan nilai 100 Juta untuk Konstruksi pengadaan barang/jasa dan 50 juta untuk jasa konsultansi.

Untuk diketahui pelatihan E-Procurement selain di ikuti peserta sebanyak 100 orang yang terdiri dari Admin Agency SKPD, Tim Pelaksana LPSE, Tim Pelaksana ULP dan Penyedia Barang/Jasa, panitia pelaksana juga menghadirkan 2orang pemateri Purwoko Setiawan dan Suryaadi sebagai nara sumber dari Direktorat Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah ( LKPP ) RI.

Mantan pengusaha ini menjelaskan Banyak manfaat yang bisa dirasakan melalui lelang elektronik, selain tempatnya bisa dimana saja asalkan ada akses internet, jika ada kecurangan dalam proses lelang bisa segera diketahui kata H. Tafdil.

” Kalau mau menang lengkapi dokumen persyaratan yang dibutuhkan, ,harga penawaran bersaing, saya yakin tidak ada yang bisa menggugurkan jika hal itu terpenuhi” tuturnya.

” Saya ingin mengoreksi panitia Sebenarnya yang harus dilatih diperbanyak penyedia Barang/Jasa, ini yang saya lihat kebanyak peserta para pegawai ” imbuh Suami Hj. A. Nirwana Tafdil.

” Saya harap pelatihan ini bisa memberikan kita pemahaman tentang Pengadaan Barang/Jasa yang dilaksanakan secara elektronik agar kita tidak salah persepsi ketika mengikuti lelang secara elektronik ” harapnya

Komentar