BUPATI BOMBANA SERAHKAN BANTUAN KERAMBA

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia. Kementerian Pedesaan, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menyerahkan bantuan keramba jaring apung (KJA) kepada warga Masaloka, Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara (Sultra). Bantuan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mencegah pengeboman ikan di daerah tersebut.

Bupati Bombana Tafdil mengungkapkan, bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mencegah aktifitas masyarakat yang berpotensi merusak ekosistem laut. Di sisi lain, masyarakat pesisir Masaloka memang kurang tersentuh aktifitas pembangunan.

“Kenapa kami harus bantu masyarakat seperti ini, karena selama ini masyarakat tidak difasilitasi sehingga terjadilah pengeboman dimana-mana,” ujarnya Tafdil di Masaloka, Rabu (26/11/2014).

Tafdil menambahkan, pengembangan usaha kelompok masyarakat seperti ini dilakukan di beberapa wilayah yang dianggap memiliki potensi budidaya perikanan laut. Rencananya, lokasi yang akan menjadi wilayah pengembangan usaha KJA adalah wilayah Kabaena dan Poleang.

“Kita upayakan tahun depan Kabaena dan Poleang sudah dapat bantuan seperti ini. Untuk pengembangan usaha di Masaloka ini bukan hanya akan dikelola oleh satu atau dua kelompok masyarakat saja. Ini akan bergulir ke masyarakat lain yang ada di wilayah ini,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Kemitraan Usaha, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi AM Ilham Zainal menyatakan, bantuan KJA di Masaloka merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat di wilayah itu.

“Tahun ini, kita menganggarkan sekitar Rp 4 miliar. Dana ini kami peruntukkan bagi dua kelompok masyarakat yang akan mengelola usaha keramba jaring apung yang meliputi pengadaan bibit, pakan, dan pengadaan karamba itu sendiri,” katanya.

Menurut Ilham, dalam hal proses keberlanjutan bantuan tersebut, pihak kementerian mengharapkan masyaraat yang tergabung dalam kelompok usaha memaksimalkan usahanya agar upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat terpenuhi.

” Kita ingin masyaraat mengelola bantuan ini dengan baik. Jika ini tidak maksimal, kita akan kasih masyarakat lain yang lebih siap. Kita juga akan mengembangkan tambak-tambak yang ada jika masih ada masyarakat yang mau kelola,” ujarnya.( Hasman )

Komentar