500 BIDANG TANAH DI LANTARI AKAN DIBERI SERTIFIKAT

SHARE:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rumbia. rencana pihak Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bombana memberikan bantuan kemudahan sertifikat pada 400 KK yang terbagi atas 500 bidang tanah di Kecamatan Lantary Jaya mendapat apresiasi yang positif dari pihak pemkab.  

Sekda Bombana DR. Ir. H. Rustam Supendy, M. Si mengatakan Pemberian Sertifikat atas lahan masyarakat hususnya para petani, baik yang mengolah lahan pertanian maupun tambak dari BPN Bombana merupakan program yang sudah sejak lama direnanakan, pasalnya Kata Ir. H. Rustam masih banyak masyarakat yang berada di desa Lantary belum memiliki sertifikat atas tanah mereka.

” pemberian ini akan mempermudah masyarakat dalam mengurus legitimasi atas aset mereka ” tutur DR. H. Rustam.

Mantan Kepala Bappeda Kab. Bombana ini berharap sebelum memberikan sertifikat tersebut pada masyarakat agar benar benar selektif dalam menyeleksi siapa yang berhak menerima bantuan. bukan tanpa alasan H.Rustam mengutarakan tersebut, pasalnya bukan sesuatu yang tabu sekarang ini banyak kasus yang muncul di masyarakat saling mengklaim hak atas suatu tanah yang berujung pada proses hukum.  

” yang terpenting di cek ulang dulu siapa yang berhak menerima, dan apakah tanah tersebut hak miliknya dan sudah sesuai kriteria yang ditentukan, sehingga tidak menimbulkan maslaah di kemudian hari ” harapnya.  

Untuk diketahui, sasaran Program Redistribusi sertifikat tanah dari Pihak Badan Pertanahan Nasional Kab. Bombana rencananya akan diberikan kepada 400 KK atas 500 bidang tanah yang berada di  Desa Lantari dan Desa Anugrah, namun hal tesebut masih membutuhkan rekomendasi dari Pemerintah Daerah.  

Terpisah, saat di temui di sela pertemuan antara pihak Pemda Bombana dan Pihak BPN di ruang rapat Bupati, H. Tafdil, SE,MM mengatakan pihak pemerintah sangat mengapresiasi dan menyambut baik positif program BPN, sebab menurutnya pemberian sertifikat tersebut memiliki manfaat yang sangat besar dan bisa dijadikan oelh masyarakat  sebagai modal usaha.  

”  sertifikat bisa di jadikan sebagai jaminan di bank jika masyarakat membutuhkan modal usaha ”  kata Bupati Bombana ini.

Lebih lanjut, Bupati Bombana ini mengharapkan agar sebelum pihak BPN membagikan sertifikat tersebut, terlebih dahulu dilakukan pengecekan ulang terhadap 400 KK yang sudah terdaftar di BPN, dirinya menginginkan agar ada transparansi dalam program ini sehingga menenangkan semua pihak, jangan sampai niat baik dari pemerintah bisa menimbulkan persoalam yang lebih rumit lagi.  

” saya sepakat dengan usulan Pak Sekda, jangan sampai ada tanah yang diberikan sertifikat bukan kepada orang berhak menerimanya ” tegasnya.  

” segera bikin pertemuan dengan masyarakat agar ada kepastian yang bisa kita peroleh, saya dan pak sekda akan turun langsung memantau pemberian bantuan ini ” tambahnya.    

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *