Pelayanan KB MKJP Hari Kontrasepsi Sedunia, DPPKB Bombana Melebihi Target

Pelayanan KB MKJP Hari Kontrasepsi Sedunia, DPPKB Bombana Melebihi Target

Pelayanan KB MKJP Hari Kontrasepsi Sedunia, DPPKB Bombana Melebihi Target

Laporan : Adi Saputra

Kominfo Bombana, - (DPPKB) – Dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia Ke-13 Tahun 2020, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana laksanakan pelayanan KB Gratis Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), seperti intra uterine device (IUD) dan Implan atau susuk.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana, Drs. H. Abdul Azis, M.Si menjelaskan, peringatan hari kontrasepsi sedunia ini memiliki agenda yang dilaksanakan se-Indonesia oleh BKKBN, yaitu melaksanakan Pelayanan KB sebanyak 250 ribu akseptor se-Indonesia. Agenda ini Tentunya harus didukung oleh semua jajaran dan adanya sinergitas kemitraan. 

“Selain itu kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penggunaan kontrasepsi dan mengupayakan generasi muda untuk mendapatkan informasi tentang kesehatan reproduksi dan kesehatan seksual" jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya (18/9/2020).

H. Abdul Azis menambahkan, target yang berikan Perwakilan BKKBN Provinsi sultra untuk Kabupaten Bombana sebanyak 146 Akseptor, dengan rincian IUD 26 Akseptor dan Implan 120 Akseptor. Sedangkan untuk capaiannya sampai hari ini sudah 255 akseptor atau 174%.  Yakni IUD 28 dan Implan 227 Akseptor, itu kita sudah lampaui target yang berikan, capaian tersebut tak lepas kerja tim dilapangan khususnya kepala UPTD Balai Penyuluh KB, PKB/PLKB dan mitra kerja seperti Ikatan Bidan Indonesia serta para Kepala Puskesmas. Tutupnya.

Sedangkan Kepala Bidang Keluarga Berencana (KB), Herlina, SKM mengatakan sebelum melakukan pelayanan MKJP dalam rangka hari kontrasepsi sedunia, kami terlebih dahulu berkoordinasi dengan mitra kerja terkait seperti Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Bombana” Urainya.

Lanjut Herlina, pelayanan KB dan MKJP tersebut telah dilaksanakan mulai 18 Agustus hingga 19 September 2020, yang hadir dan yang diutamakan hanya peserta kontrasepsi IUD dan implan saja, sementara untuk petugas yang melayani para akseptor diwajibkan memakai alat pelindung diri (APD). 

"Kita mengatur waktu dan menjaga jarak para akseptor, Oleh karena itu, kami meminta para akseptor untuk mengikuti protokol kesehatan, dengan memakai masker, menjaga jarak dan cuci tangan dengan sabun. Ujarnya.

Ia menambahkan data dari hasil pelayanan KB MKJP tersebut dilaporkan dengan menggunakan Google Formulir Laporan Kegiatan Bulan Pelayanan KB MKJP (IUD & IMPLAN) dalam rangka World Contraception Day (WCD) 2020 yang telah disediakan BKKBN Pusat. 

"Jadi para Kepala UPTD Balai Penyuluh KB atau PKB/PLKB bersama sama menginput data pelaksanaan pelayanan yang telah dilakukan pada hari dilaksanakannya kegiatan untuk dilaporkan,  karena progres capaian masing-masing kabupaten terekam dan terupdate di BKKBN Pusat" tuturnya.

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda