Distransnaker Bombana Ikuti Rapat Daring Kemenaker RI, Bahas UU Cipta Kerja

Distransnaker Bombana Ikuti Rapat Daring Kemenaker RI, Bahas UU Cipta Kerja

Distransnaker Bombana Ikuti Rapat Daring Kemenaker RI, Bahas UU Cipta Kerja

Kominfo, Rumbia, 8/10/2020.
Kepala Dinas Transnaker Kab.Bombana Drs. Mohamad Subur, MSi beserta seluruh pejabat eselon 3 dan 4 mengikuti rapat bersama Kementerian Ketenagakerjaan RI secara daring melalui aplikasi zoom meeting di aula kantor Transnaker Kab.Bombana Kamis 8 September 2020. Kegiatan ini membahas tentang Omnibus Law atau UU Cipta Kerja yang baru saja disahkan oleh DPR RI beberapa waktu yang lalu dan diikuti oleh seluruh Dinas Tenaga Kerja propinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Ida Fauziah dalam pidatonya menyatakan bahwa UU Cipta Kerja lahir untuk menjawab tantangan dunia kerja dan memperbaiki iklim investasi di Indonesia dengan mempertahankan investasi yang sudah berjalan dan menambah investasi yang baru. "Segala cara harus dilakukan untuk memperbaiki dan meningkatkan investasi dalam negeri. Peningkatan sumber daya manusia, daya saing tenaga kerja dan kesempatan kerja harus sejalan sesuai kebutuhan lapangan kerja", ujarnya menjelaskan latar belakang lahirnya UU Cipta Kerja.
"UU Cipta Kerja tetap mengatur syarat-syarat dan perlindungan hak bagi pekerja/buruh PKWT yang menjadi dasar dalam penyusunan perjanjian kerja. Di samping itu, RUU Cipta Kerja mengatur perlindungan tambahan berupa kompensasi kepada pekerja/buruh pada saat berakhirnya kontrak kerja atau PKWT (perjanjian kerja waktu tertentu)", jelas sang Menteri menepis isu tentang hak pekerja/buruh yang diabaikan dalam Omnibus Law.

Sementara itu Kadis Transnaker Kab.Bombana Drs. Mohamad Subur mengatakan bahwa sebagai Instansi yang membidangi ketenagakerjaan di daerah, kami akan tetap mengikuti aturan yang berlaku. "Sesuai pidato Ibu Menteri tentang daya saing tenaga kerja dan kesempatan kerja, maka tugas kami di Bombana adalah mendorong peningkatan kompetensi pekerja lokal dan daya saing mereka melalui pelatihan-pelatihan yang sesuai kebutuhan dunia kerja di era modern ini, sehingga kesempatan kerja menjadi lebih kompetitif", ujarnya sesaat setelah rapat usai.

Laporan : Abd. Rahman
Sumber : Nakertrans

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda