UPTD Puskesmas Poleang Utara, Gelar Sosialisasi Pembentukan Tim JUMANTIK  

UPTD Puskesmas Poleang Utara, Gelar Sosialisasi Pembentukan Tim JUMANTIK  

UPTD Puskesmas Poleang Utara, Gelar Sosialisasi Pembentukan Tim JUMANTIK  

Kominfo, Poleang Utara - UPTD Puskesmas Poleang Utara, Gelar Sosialisasi Pembentukan Tim JUMANTIK, bertempat di Gedung Pertemuan UPTD Puskesmas Poleang Utara, pada Rabu, (7/10/2020) dua hari lalu.

Kepala Puskesmas Poleang Utara Rahmat, S.ST juga menyinggung soal New Normal yang masih di salah artikan di masyarakat. "Masyarakat sudah mulai beraktifitas seperti sebelum pandemi, bahkan sudah memulai acara yang bersifat mengumpulkan banyak orang, banyak masyarakat yang meminta izin untuk menggelar acara yang mengundang banyak orang seperti acara perkawinan. 

Hal ini tentu sangat beresiko, kata Rahmat, mengingat kasus positif Covid-19 masih terus bertambah. New Normal bukan berarti bisa bebas beraktifitas seperti sebelum pandemi, tetapi perubahan kebiasaaan atau perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal tetap dengan penerapan protokol kesehatan, "ungkapnya.

Kapus mengatakan, Tujuan dari diadakannya sosialisasi ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang juru pemantau jentik atau jumantik. Juru pemantau jentik atau jumantik merupakan anggota masyarakat yang dipilih untuk memantau keberadaan dan perkembangan jentik nyamuk guna mengendalikan penyakit DBD di suatu wilayah terutama di wilayah poleang utara. 

Rahmat menambahkan, Jumantik juga berperan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan masyarakat dalam penanggulangan DBD. "jelasnya.

Menurut narasumber Aris Rantelino, "penyakit DBD disebabkan oleh Virus Dengue yang di bawa oleh nyamuk Aedes Aegepti. Virus tersebut masuk ke dalam aliran darah manusia melalui gigitan nyamuk. Virus Dengue hanya menular melalui perantara nyamuk, tidak menular dari orang ke orang. 

Kata Aris, Biasanya nyamuk menyerang saat pagi hingga sore hari. Jadi, salah satu cara menentukan dan memantau keberadaan jentik nyamuk yang ada di lingkungan sekitar kita, yaitu dengan melihat waktu dan kondisi setiap harinya.

Menurutnya, Untuk itu perlu di bentuk tim Jimantik, dalam hal ini di mulai dari Kepala Keluarga sebagai tim jumantik untuk mengidentifikasi jantik-jentik nyamuk. dan setiap ada gejala, cepat dilakukan koordinasi dimasing-masing desa untuk dilakukan penanganan oleh pihak kesehatan setempat, "tutupnya.

Kagiatan tersebut dihadiri Perwakilan 8 Desa se kec. Poleang Utara, Kepala Puskesmas Poleang Utara (Rahmat, S.ST) Programer kesehatan Lingkungan (Aris Rantelino, SKM) serta Utusan dari Kecamatan (Muh.Amin, SE). 

Penulis : Nyoman
Sumber : Kec. Poleang Utara

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda