PP & KB Bombana : Jadikan Aplikasi Golantang sebagai Ketahanan Keluarga Lansia di Lapangan 

PP & KB Bombana : Jadikan Aplikasi Golantang sebagai Ketahanan Keluarga Lansia di Lapangan 

PPKB Bombana : Jadikan Aplikasi Golantang sebagai Ketahanan Keluarga Lansia di Lapangan 

Kominfo, DPPKB, – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengadakan Web Seminar (webinar) bertajuk “Mewujudkan Lansia Tangguh” dalam rangka Hari Lanjut Usia Internasional Tahun 2020, itu diikuti sekitar 1200 lebih peserta dengan mengangkat tema “Pandemics: Do They Change How We Address Age anda Ageing” merupakan Upaya meningkatkan kualitas penduduk lanjut usia (lansia) dan menggiatkan upaya program peningkatan kualitas lansia melalui pembangunan keluarga bertempat di Kantor BKKBN Pusat, Kamis (8/10/2020).

Dengan Pembicara Kepala BKKBN Dr (HC) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K)., Richard J. Makalew, Ph.D, Programme Specialist–Population And Development UNFPA Indonesia, Prof. Haryono Suyono, Ketua Umum Persatuan Wredhatama Republik Indonesia (PWRI) dan Direktur Bina Ketahanan Keluarga BKKBN, Erisman, S.Si., M.Si.

Kepala BKKBN Dr (HC) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) Dalam sambutannya menyatakan bahwa proyeksi penduduk Indonesia yang tahun ini ditaksir berjumlah 296,6 juta jiwa. Dari jumlah itu, pada 2015 lalu, setidaknya proporsi jumlah penduduk lansia sebanyak 9 persen atau 23 juta jiwa dari total penduduk. Pada 2045, diproyeksikan jumlahnya meningkat drastis menjadi 19,9 persen. 

Hasto Wardoyo mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, lansia adalah kelompok yang memiliki risiko tinggi tertular. Berdasarkan data, saat ini ada 11,11 persen lansia terinfeksi Covid-19 dengan angka kesembuhan 30,54 persen dan kematian 10 persen. Untuk itu, mengambil momentum 1 Oktober sebagai Hari Lansia Internasional, BKKBN akan lebih mempertajam program Bina Lansia Tangguh melalui program utamanya yakni Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, Keluarga Berencana).

Dihubungi melalui telepon selulernya terkait pertemuan webinar HLUIN ini Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bombana Drs. H. Abdul Azis, M.Si, mengatakan Web Seminar ini bertujuan memberi pengetahuan, pengalaman dan wawasan dalam melaksanakan program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, Keluarga Berencana) di Daerah.

“jadi, saya mengharuskan semua pejabat dan PKB lingkup DPPKB untuk mengikuti webinar tersebut agar lebih memahami perkembangan program ketahanan dan kesejahteraan keluarga dengan 7 dimensi lansia tangguh sebagai upaya memberdayakan para lansia. Ketujuh dimensi itu adalah spiritual, fisik, emosional, intelektual, sosial kemasyarakatan, professional dan vokasional, serta lingkungan” Urai mantan Kadis Capil tersebut.

Selain itu, H. Abdul Azis mengajak ASN lingkup PP dan KB untuk menggunakan aplikasi golantang berbasis informasi untuk lansia dan keluarga lansia sebagai komunikasi, infromasi dan edukasi dengan tujuan meningkatkan kegiatan produktif bagi lansia serta keluarga dalam membangun lansia tangguh. Aplikasi ini juga ditujukan untuk masyarakat umum, lansia, pendamping lansia.

Penulis : Adi Saputra

Komentar

Belum ada komentar

Komentar Anda